Hukum  

Ruhut Sitompul Minta Prabowo Jatuhkan Hukuman Mati untuk Dalang Bencana Banjir di Sumatera

Ruhut Sitompul Bencana Banjir
Politikus senior Ruhut Sitompul mengenakan kaos putih dalam unggahannya soal banjir Sumatera. (Foto: Screenshot/ @ruhutsitompul)

Patrolmedia – Politisi senior Ruhut Sitompul meminta Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto, menjatuhkan hukuman mati kepada pihak yang terlibat dan penyebab bencana banjir di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Menurut Ruhut, langkah ekstrem itu diperlukan untuk memberi efek jera atas kasus penebangan pohan di hutan-hutan dan perlu di usut tuntas.

“Pak Prabowo Presiden RI ke 8, tolong siapa-siapa yang bertanggung jawab Bencana Alam di Aceh Sumatera Utara dan Sumatera Barat di Hukum Tembak Mati,” tulis Ruhut dalam unggahannya di aku X @ruhutsitompul, Kamis (4/12/25).

Ruhut menyebut negara tak boleh kompromi dengan pihak yang memainkan anggaran atau mengabaikan keselamatan warga.

Ruhut menilai Prabowo sebagai presiden punya hak prerogatif untuk mengambil langkah cepat dan keras.

Ia meminta Prabowo menggunakan kewenangan itu semaksimal mungkin demi menegakkan keadilan.

“Gunakanlah hak peeogratifmu sebagai Presiden RI yang di Cintai Rakyatnya,” tulis Ruhut.

Dalam pernyataannya, Ruhut juga menyinggung soal kasus hukum yang menyeret sejumlah orang dengan tuduhan korupsi.

Ia meminta presiden mempertimbangkan pembebasan terhadap mereka yang terbukti tidak bersalah.

Ruhut menegaskan bahwa tak sedikit warga yang disebutnya mengalami kriminalisasi atau salah tangkap dalam kasus dugaan korupsi.

Ia berharap Prabowo memberi perhatian khusus pada kelompok ini untuk memastikan tak ada korban salah prosedur.

“Membebaskan orang-orang yang tidak bersalah di kasus hukum dengan tuduhan korupsi,” kata Ruhut.

Eks politikus Partai Demokrat itu juga memuji kepemimpinan Prabowo yang kini resmi menjabat sebagai Presiden RI ke-8. Ia menyebut Prabowo sebagai figur yang dicintai rakyat.

Menurut Ruhut, latar belakang Prabowo sebagai Jenderal TNI AD dan eks Kopassus memberi kekuatan tersendiri dalam mengambil keputusan cepat dan berani.

Ia menyebut karakter itu dibutuhkan dalam situasi krisis, termasuk penanganan bencana maupun urusan penegakan hukum.

Ia menegaskan kekagumannya terhadap gaya kepemimpinan Prabowo yang dianggap tegas dan tak ragu bertindak.

“Aku saluuut Jenderal TNI AD Kopassus Purn Prabowo Subianto Maturnuwun, Merdeka,” ucapnya.

Pernyataan Ruhut ini sontak menjadi buah bibir di media sosial. Gaya bahasanya yang blak-blakan membuat publik terbelah, ada yang mendukung, ada pula yang mengkritik keras tuntutan hukuman yang ia serukan tak bisa dijatuhkan semaunya.

“Kirim aja bantuanmu ketua, Jgn selalu memancing di air keruh trz, Uda tau smw org tabiatmu ketua,” tulis @BennySimorangk3.

Komentar lain juga datang dari alu Dey.

“Mentri nya saja main gaple sm oligarki pembalak kayu,” tulis Ali Dey di akun X @JendralKepitin9.

“SETUJU Bang…Semua orang yang terbukti bersalah menyebabkan kerusakan hutan, banjir bandang yang membunuh ratusan orang AGAR DIPROSES HUKUM MATI,” tulis Edy Sutiyono di @edysutiyono8.

 

(Iwn/EN)