Gernas Ayo Mondok Meluncurkan Hotline Pengaduan 24 Jam untuk Santri
Patrolmedia.co.id, Jakarta – Gerakan Nasional atau Gernas Ayo Mondok meluncurkan hotline pengaduan 24 jam untuk perlindungan dan akses komunikasi bagi santri yang mengalami masalah.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap maraknya kasus kekerasan seksual di sejumlah lembaga pendidikan Islam.
Sekretaris Jenderal Gernas Ayo Mondok, Gus Zahrul Azhar As’ad atau lebih dikenal dengan Gus Hans, menyampaikan relasi kuasa menjadi salah satu penyebab utama dari kasus-kasus yang sulit terungkap.
Menurutnya, banyak santri merasa tidak nyaman untuk menyampaikan keluhan mereka karena adanya ketimpangan dalam hubungan antara pengajar atau tokoh agama dengan para santri.
Dalam Forum Muhalaqah di Pondok Pesantren Ar Ridwan, Kelurahan Kelutan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Gus Hans menjelaskan bahwa pihaknya berupaya untuk memberikan solusi yang konstruktif dan produktif.
“Kita membuat saluran khusus agar para santri bisa langsung melaporkan masalah mereka melalui hotline ini,” ujarnya kepada Tribun Mataram, Jumat (29/5/2026) petang.
Gus Hans mengatakan pihaknya tidak ingin merespons secara reaktif atau menolak masalah yang ada.
Sebaliknya, ia memilih untuk memberikan akses komunikasi langsung antara santri dan Gernas Ayo Mondok.
Ia juga mengingatkan seluruh keluarga besar kiai bahwa kebanyakan pengurus Gernas Ayo Mondok dan jaringannya adalah para putra-putri pengasuh pesantren.
Masalah kekerasan seksual di lingkungan pesantren bukanlah hal baru.
Menurutnya, faktor utama yang kerap menjadi penyebab adalah relasi kuasa antara oknum yang dianggap sebagai tokoh penting dengan santri yang merasa subordinat.
“Subordinat tidak berani bicara kepada yang dianggap terhormat, maka inilah menjadi masalah,” sebutnya.
Gus Hans juga membenarkan beberapa kasus yang pernah terjadi, seperti contoh di Pati, Jawa Tengah, di mana seseorang yang bukan kiai tapi punya latar belakang dukun berhasil mendirikan pesantren.
“Maka, kita harus memilih pesantren yang memiliki kiai dengan ilmu yang jelas dan terah yang jelas,” pesannya.
Meski tak menjamin sepenuhnya, Gus Hans menekankan langkah ini merupakan ikhtiar Gernas Ayo Mondok untuk memastikan bahwa ilmu yang diperoleh santri bermanfaat dan dapat terus berkembang hingga ke Nabi Muhammad SAW.
Selain hotline 24 jam, Gernas Ayo Mondok juga akan terus memberikan edukasi dan kesadaran kepada para dzuriah.
Menurut Gus Hans, santri semakin dekat dengan dunia digital dan media sosial.
Oleh karena itu, ia mengingatkan kadang-kadang mereka tidak sempat menyampaikan keluhan kepada kiai atau bu nyai, melainkan langsung melalui media sosial.
“Kita harus antisipasi dengan membangun komunikasi yang baik antara santri dan kiai serta bu nyai,” tegasnya.
Untuk pengaduan atau informasi seputar Gerakan Nasional (Gernas) Ayo Mondok, masyarakat dapat menghubungi nomor resmi di 081249971166.
Langkah-Langkah yang Dilakukan:
Hotline 24 Jam
Gernas Ayo Mondok telah meluncurkan hotline pengaduan 24 jam untuk memberikan akses langsung bagi santri yang mengalami masalah atau kejadian mencurigakan.Edukasi dan Kesadaran
Pihak Gernas Ayo Mondok akan terus memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran para dzuriah tentang pentingnya komunikasi yang baik antara santri dan kiai.Pemilihan Pesantren yang Tepat
Gus Hans menekankan pentingnya memilih pesantren yang memiliki kiai dengan ilmu dan terah yang jelas.Antisipasi Terhadap Perkembangan Digital
Dengan semakin dekatnya santri dengan dunia digital, Gernas berupaya membangun komunikasi yang efektif antara santri dan pengasuh.
(Ipl/EN)






















