Berita  

Persija Jakarta Tampil Gemilang di Gelora Bung Tomo!

Panbil Mall

Kemenangan Persija Jakarta atas Persebaya Surabaya

Persija Jakarta berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan Super League 2025/2026. Hasil ini menjadi bukti bahwa Macan Kemayoran benar-benar berbenah dan mengevaluasi segala kekurangan selama jeda internasional atau FIFA Matchday Oktober 2025.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo berjalan cukup dominan bagi Persija sejak awal. Meskipun berstatus sebagai tim tamu, Macan Kemayoran mampu merepotkan pertahanan lawan. Hasilnya, Persija sempat unggul 3-0 berkat gol-gol yang dilesakkan Dony Tri Pamungkas (21′), Jordi Amat (45+4′), dan Allano Lima (73’penalti). Gawang Macan Kebayoran baru kebobolan 12 menit jelang pertandingan berakhir dalam waktu normal lewat gol balasan tuan rumah yang dibuat oleh Leo Lelis (78′).

Mauricio Souza, pelatih Persija, mengungkapkan bahwa timnya melakukan semua yang bisa dilakukan untuk memenangkan pertandingan. “Kami berhasil melakukan pekerjaan yang hebat,” ujarnya usai laga.

Bagi Persija, kemenangan ini tidak hanya sekadar hasil positif, tetapi juga momentum untuk bangkit setelah sebelumnya menjalani tren tak menyenangkan. Sebelum menang atas Persebaya, Persija merasakan tiga laga tanpa kemenangan. Setelah menang atas Dewa United Banten FC (3-1), Macan Kemayoran ditahan Bali United FC (1-1) dan menelan dua kekalahan beruntun. Masing-masing atas PSM Makassar (0-2) dan Borneo FC Samarinda (1-3). Kedua laga itu dimainkan di kandang lawan.

Souza menjelaskan bahwa kemenangan ini tidak lepas dari kerja dan evaluasi segenap tim Persija selama jeda internasional pada 1-14 Oktober 2025. Macan Kemayoran menganalisis tiga hasil negatif sebelumnya, terutama di area pertahanan. “Kami mencoba menganalisis semua yang terjadi dalam pertandingan. Itu sangat terasa bagi kami. Sangat jelas bagi kami bahwa kami perlu meningkatkan pertahanan dan saya pikir itulah yang kami lakukan hari ini,” tambahnya.

“Tim kami adalah tim yang sangat berkualitas, tim yang dapat menciptakan banyak peluang dan perlu bertahan lebih baik. Ketika saya mengatakan bertahan lebih baik, itu berarti seluruh tim. Bukan hanya sektor pertahanan,” lanjut Souza.

Pelatih asal Brasil itu berpesan kepada anak asuhnya untuk membangun serangan dari penjaga gawang dan melibatkan sembilan pemain saat bertahan. “Dan hari ini kami melihat pertahanan yang hebat. Saya tidak ragu bahwa ini memfasilitasi kreasi kami,” katanya.

Penyerang Persija, Gustavo Almeida, juga menyatakan hal serupa. Menurutnya, Macan Kemayoran datang ke Surabaya dengan persiapan matang berupa latihan intensif secara spesifik. “Kami datang ke sini dengan persiapan yang sangat matang. Kami menjalani latihan selama seminggu dengan banyak latihan di berbagai sektor spesifik,” ujarnya.

Menurut Gustavo, Persija sebenarnya sudah cukup menunjukkan penampilan yang bagus secara angka dalam dua laga sebelumnya. Tapi tetap hasil tak membuahkan kemenangan. Karena itu, Persija memperbaikinya saat jeda internasional. “Kami tahu bahwa ketika orang menganalisis pertandingan, mereka hanya melihat hasil akhirnya. Namun, dalam dua pertandingan terakhir kami tidak menang, secara statistik kami menang di semua duel,” tutur Gustavo.

“Kami datang ke sini hari ini dengan persiapan untuk memenangkan pertandingan. Kami bekerja keras, para pelatih memberi kami banyak waktu. Dan hasilnya adalah yang kami saksikan di lapangan hari ini,” tutupnya.