Sebanyak 11 kepala kepolisian daerah di jajaran Polri saat ini berasal dari angkatan yang sama dengan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Mereka sama-sama lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994, yang dikenal juga sebagai Batalyon Tunggal Panaluan. Nama-nama tersebut kini tersebar di sejumlah wilayah, dari Kalimantan hingga Sulawesi, setelah rangkaian mutasi dan rotasi jabatan yang digelar pada Oktober 2026.
Perombakan terbaru dilakukan Suyudi pada 10 Oktober 2026, hanya beberapa hari setelah ia resmi dilantik sebagai Kapolri pada Kamis, 1 Oktober 2026. Dalam mutasi kedua itu, tiga kapolda bergeser posisi. Sebelumnya, pada mutasi pertama, ia juga melakukan penyegaran besar yang mencakup 10 kapolda. Langkah ini membuat banyak alumni Akpol 1994 kembali menempati posisi strategis di tingkat daerah.
Salah satu nama yang masuk daftar adalah Brigjen Andi Syahriful Taufik. Ia sebelumnya menjabat Inspektur Pengawasan Wilayah V Itwasum Polri, lalu dipercaya menjadi Kapolda Kalimantan Utara. Perwira asal Bone, Sulawesi Selatan, itu dikenal berpengalaman dalam urusan sumber daya manusia dan pengawasan. Namanya sempat ramai diperbincangkan ketika ia tidak meluluskan anaknya sendiri dalam seleksi calon taruna Akpol karena tinggi badan sang anak tidak memenuhi syarat.
Posisi Kapolda Metro Jaya kini dipegang Irjen Dadang Hartanto, yang menggantikan Komjen Asep Edi Suheri. Sebelum mendapat tugas baru itu, Dadang memimpin Polda Maluku. Lahir pada 24 November 1971, ia memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse dan sejumlah penugasan kewilayahan maupun jabatan strategis di tubuh kepolisian.
Di Pulau Jawa, Irjen Dekananto Eko Purwono juga mendapat promosi menjadi Kapolda Jawa Timur. Sebelumnya, ia menjabat Wakapolda Metro Jaya. Perwira yang berpengalaman di bidang intelijen dan keamanan itu masuk dalam gelombang mutasi besar pada 2 Oktober 2026. Sementara itu, Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar masih memimpin Polda Kalimantan Barat sejak Juli 2026. Ia merupakan lulusan terbaik Akpol 1994 dengan predikat Adhi Makayasa dan pernah menduduki posisi Sekretaris Utama PPATK.
Sejumlah kapolda lain dari angkatan yang sama juga sudah lebih dulu menempati jabatan serupa. Irjen Iwan Kurniawan memimpin Polda Kalimantan Tengah sejak 12 Maret 2025, disusul Irjen Endar Priantoro yang menjabat Kapolda Kalimantan Timur sejak 14 Maret 2025. Endar sebelumnya dikenal publik saat bertugas sebagai Direktur Penyelidikan KPK dan terlibat dalam penanganan berbagai perkara besar. Ada pula Irjen M Awal Chairuddin di Sulawesi Selatan, Irjen Totok Suharyanto di Sulawesi Barat, dan Irjen Arif Budiman di Maluku Utara yang sudah memegang komando sejak 7 Mei 2026. Daftar ini menunjukkan kuatnya jejaring alumni Akpol 1994 dalam struktur kepemimpinan Polri di daerah.






















