Angelina Sondakh mengungkap pengalaman emosional saat hubungannya dengan putra semata wayangnya, Keanu Massaid, mulai membaik setelah sempat diwarnai jarak panjang. Mantan anggota DPR itu bercerita, teguran dari Keanu menjadi titik balik yang membuatnya menurunkan ego dan berhenti terlalu mengatur kehidupan anaknya. Kisah itu ia sampaikan saat menjadi bintang tamu program FYP Trans7, Selasa (13/10/2026).
Perubahan sikap Angelina tak lepas dari masa lalu yang berat. Ia pernah menjalani hukuman selama 10 tahun terkait kasus korupsi besar. Selama periode itu, ia terpisah dari Keanu, yang tumbuh bersama kakek dan neneknya. Situasi tersebut membuat keduanya nyaris seperti orang asing ketika akhirnya kembali bertemu dan hidup dalam satu lingkungan yang sama.
Setelah bebas, Angelina mengaku sempat membawa semangat besar untuk menebus waktu yang hilang. Niat itu, menurut dia, justru berubah menjadi sikap yang terlalu ketat. Ia ingin menanamkan kedisiplinan, kebiasaan ibadah, dan aturan harian yang menurutnya baik bagi putranya. Namun, Keanu yang sudah remaja ternyata tidak selalu nyaman dengan pola asuh seperti itu.
Angelina mengatakan, dorongan untuk mengatur banyak hal juga muncul karena perubahan hidupnya sendiri. Selama masa hukuman dan setelah keluar dari penjara, ia semakin dekat dengan agama. Karena itu, ia merasa apa yang dilakukan terhadap Keanu adalah bentuk perhatian dan kebaikan. Akan tetapi, belakangan ia menyadari bahwa keinginannya justru kerap dibayangi oleh ego pribadi dan harapan yang ia pasang pada anaknya.
Puncaknya terjadi saat Keanu melontarkan kalimat yang menurut Angelina sangat menohok. Ia menirukan ucapan anaknya, “mami keluar penjara, sekarang aku yang masuk penjara”. Keanu juga sempat menyinggung latar pendidikan sang ibu dengan kalimat, “mami sekolah tinggi-tinggi masuk penjara juga”. Mendengar itu, Angelina mengaku langsung terdiam dan mulai mengoreksi cara berhubungan dengan putranya.
Dari momen tersebut, Angelina menyimpulkan bahwa selama 10 tahun terpisah, ia dan Keanu sama-sama kehilangan kesempatan untuk benar-benar saling mengenal. Ia lalu memilih mengurangi sikap memaksa dan memberi ruang lebih luas bagi putranya. Menurutnya, langkah itu justru membawa hasil yang lebih baik karena Keanu kini lebih terbuka dan lebih sering bercerita kepadanya.
Angelina menilai kebebasan yang diberikan kepada Keanu membuat hubungan mereka terasa lebih nyaman. Ia mengaku bersyukur karena perubahan pendekatan itu tidak membuat jarak makin lebar, melainkan membuka komunikasi yang lebih sehat. Bagi Angelina, pelajaran dari Keanu menjadi pengingat bahwa kedekatan dengan anak remaja tidak selalu dibangun lewat aturan ketat, melainkan juga lewat kepercayaan dan ruang untuk tumbuh.






















