Berita  

Arsenal Kuasai Puncak Liga Inggris Usai Kalahkan Fulham dengan Kemenangan Tipis

Panbil Mall

Arsenal Mengamankan Kemenangan Penting di Kandang Fulham

Arsenal berhasil memperkuat posisinya di puncak klasemen Liga Inggris setelah mengalahkan Fulham dengan skor 1-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Craven Cottage, Sabtu malam. Gol tunggal Leandro Trossard di babak kedua menjadi penentu kemenangan bagi tim asuhan Mikel Arteta, yang kini semakin dekat dengan ambisi meraih gelar juara musim ini.

Gol Trossard tercipta pada menit ke-58 melalui situasi sepak pojok. Ia memanfaatkan kemelut di depan gawang Bernd Leno untuk menyundul bola dan membawa Arsenal unggul. Hasil ini membuat Arsenal kini memiliki tiga poin lebih banyak dari Manchester City yang berada di posisi kedua. Sementara itu, Liverpool masih memiliki peluang untuk memperkecil jarak jika mampu mengalahkan Manchester United di Anfield.

Pertandingan berlangsung sangat ketat sejak awal. Fulham tampil disiplin di kandang sendiri, dan sempat memberikan ancaman lewat dua peluang Harry Wilson yang melebar serta tendangan Josh King yang berhasil ditepis oleh kiper David Raya. Di sisi lain, Arsenal sempat membuka keunggulan melalui Riccardo Calafiori, namun gol tersebut dianulir karena offside setelah tinjauan VAR.

Arsenal baru bisa memecah kebuntuan di babak kedua. Umpan sudut Bukayo Saka dari sisi kanan disambut oleh Gabriel, yang kemudian mengarahkan bola ke jalur Trossard untuk disambar dengan lututnya dan menembus gawang Fulham. Gol ini menjadi torehan pertama Trossard di liga dalam hampir enam bulan terakhir, sekaligus memperpanjang rekor impresif Arsenal dalam situasi bola mati, dengan 37 gol dari sepak pojok sejak awal musim 2023/2024.

Reaksi Pelatih dan Keputusan Kontroversial

Mikel Arteta mengaku puas dengan performa timnya meskipun ada beberapa keputusan kontroversial dari VAR. “Saya menjadi bersemangat karena prosesnya begitu lama. Saya bertanya kepada Anthony [wasit] ‘mengapa begitu lama’. Itu tidak ada hubungannya dengan prosesnya, hanya saja layarnya tidak berfungsi,” ujar Arteta. “Mungkin itu bukan penalti, jadi mereka membuat keputusan yang tepat pada akhirnya, dan saya hanya bersemangat karena prosesnya.”

Keputusan tersebut terjadi saat Arsenal berpeluang menggandakan keunggulan. Saka dijatuhkan oleh Kevin di dalam kotak penalti dan wasit Anthony Taylor sempat menunjuk titik putih. Namun, setelah peninjauan VAR, keputusan dibatalkan karena Kevin dinilai lebih dulu mengenai bola.

Meski kehilangan peluang tersebut, Arsenal tetap mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir. Viktor Gyokeres yang menjadi ujung tombak belum mampu mencetak gol meski memiliki beberapa peluang emas, termasuk tendangan kerasnya yang ditepis Leno di menit-menit akhir.

“Dia hampir mencetak gol lagi hari ini,” tambah Arteta. “Kami semua memohon agar dia mencetak gol. Etos kerja yang dia berikan untuk tim sangat baik. Kami berusaha memberinya dukungan dan cinta, dan itu akan datang.”

Kemenangan Berlanjut dan Semangat Tim

Kemenangan ini menjadi yang ketiga secara beruntun di liga dan kelima di semua kompetisi bagi Arsenal. Kini, tim asuhan Arteta semakin percaya diri dalam upaya mengakhiri penantian 22 tahun untuk menjuarai Liga Primer Inggris. Performa yang konsisten dan strategi yang efektif membuat Arsenal menjadi salah satu kandidat terkuat dalam perburuan gelar musim ini.