
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani di Sentul, Jawa Barat, Sabtu (15/2/25). (Foto: Tim Media Kepresidenan)
Patrolmedia, Jakarta -:- HUT Gerindra ke 17 berlangsung semarak di Sentul, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2025).
Sejumlah elite parpol KIM (Koalisi Indonesia Maju) hadir di harlah partai berlambang Garuda itu.
Terlihat juga Jokowi hadir duduk di sebelah Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto naik ke podium disambut tepuk tangan para undangan yang hadir.
Prabowo juga menyapa partai ‘baju merah’ yang digambarkan dengan PDIP.
Di atas podium, Presiden RI itu menyampaikan 7 point penting dalam pidatonya diperayaan HUT Partai Gerindra ke-17.
“Terima kasih, hari ini saya dihormati, tokoh-tokoh bangsa hadir. Dan pimpinan partai politik semua spektrum hadir, termasuk yang baju merah (PDIP),” kata Prabowo, dilansir dari CnnIndonesia.
Berikut 7 poin penting pidato Prabowo di HUT Partai Gerindra ke 17:
1. Penghematan anggaran sampai Rp750 Triliun
Pemangkasan anggaran tetap dilanjutkan. Setelah putaran pertama sebanyak Rp300 triliun, kemudian putaran kedua Rp308 triliun dan akan ada putaran ketiga Rp300 triliun.
Pemangkasan pertama, ada dana yang dikembalikan ke kementerian/lembaga sebesar Rp58 triliun. Selanjutnya sebesar Rp300 triliun dan dikembalikan Rp100 triliun ke BUMN sebagai penyertaan modal negara (PMN).
Dalam 3 putaran, penghematan anggaran tertotal Rp750 triliun.
2. ‘Syarat’ untuk maju Pilpres 2029
Prabowo buka suara soal isu pencalonan dirinya di Pilpres 2029. Ia menyebut hal itu aneh, sebab baru 100 hari kerja sudah dicalonkan untuk maju di periode kedua.
Prabowo menyadari sudah menyanggupi dukungan dari kader Gerindra agar bisa kembali maju di Pilpres 2029 untuk duduk lagi di kursi kepemimpinan. Namun Ketum Gerindra itu mengaku tak ingin lagi maju kalau programnya tidak berhasil selama 5 tahun kedepan.
“Kalau program saya tidak berhasil, tidak perlu saudara calonkan saya terus. Saya kalau mengecewakan kepercayaan rakyat, saya malu untuk maju lagi,” ucapnya.
3. Ada 15 mega proyek tanpa investor asing
Prabowo mengklaim akan ada sekitar 15 mega proyek bernilai miliaran dolar AS di 2025. Megaproyek disebut berjalan tanpa investasi asing. Mega proyek ini disebut Prabowo sesuai dengan cita-cita Bung Karno untuk berdiri di atas kaki sendiri.
Meski begitu, ia tidak menutup peluang jika ada pihak asing yang ingin berinvestasi di Indonesia.
“Kita tak akan minta-minta. Kalau datang dari luar silakan. Anda mau masuk silakan, kita tidak mengemis, tapi kita bangkit dengan kekuatan kita sendiri,” kata Prabowo.
4. Minta biaya haji diturunkan
Prabowo mengaku ingin menjadi presiden yang gemar menurunkan harga. Dia pun meminta harga tiket pesawat dan biaya haji diturunkan.
“Harga pesawat terbang turun dan harus turun lagi kalau bisa, kalau bisa. Harga naik haji turun, ada Menteri Agama di sini, ada Menteri Agama? Badan Haji ada? Kalau bisa, ongkos naik haji turun lagi,” pintanya.
5. Target 6 juta anak nikmati MBG
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan. Prabowo menargetkan 6 juta anak harus menikmati MBG pada Juli 2025.
“Saya diberitahu berapa hari ini sudah sampai 770 ribu anak, dan akhir Februari sudah 1 juta, dan seterusnya diharapkan akhir Juli sudah 6 juta minimal,” katanya.
6. Ucapkan terima kasih ke Jokowi
Disamping itu, Prabowo berterima kasih kepada Jokowi. Ia menyebut keberhasilannya dalam Pilpres kemarin juga berkat dukungan Jokowi.
“Kami berhasil mendapat kepercayaan rakyat karena dukungan teman-teman Koalisi Indonesia Maju (KIM). Saya katakan di sini kita berhasil karena kita didukung Presiden ke-7,” ujarnya.
Bahkan sebelum resmi dilantik pada Oktober 2024, Prabowo mengaku beberapa kali bicara 4 mata dengan Jokowi terkait transisi pemerintahan dan jabatan tertentu.
7. Terbuka kepada siapa pun yang mau akui korupsi
Prabowo tegas dirinya tidak takut melawan koruptor dan akan terus membersihkan Indonesia dari korupsi. Ia akan terbuka bagi siapa saja yang ingin mengakui perbuatan korup.
“Saya katakan lebih baik kalian baik-baik, ya kan. Kalau malu, diem-diem, malam-malam dateng ke saya deh, ya. Enggak usah ke Istana, saya di Widya Chandra,” ujarnya.
Editor: M. Ichsan






















