Patrolmedia, Batam – Pemko Batam meluncurkan Tim Percepatan Administrasi Kapal Nelayan Gratis (Tim Cakalang) untuk memangkas birokrasi rumit yang selama ini menyulitkan nelayan pesisir.
Tim Cakalang ini diresmikan Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Kampung Nelayan Merah Putih, Kelurahan Kasu, Kecamatan Belakang Padang, Selasa (22/9/2026).
Penyerahan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Nomor 387 Tahun 2026 menjadi tanda resminya tim lintas instansi tersebut.
Amsakar mengatakan bahwa substansi pembangunan mencakup 3 hal yakni mengadakan yang belum ada, meningkatkan yang sudah ada, dan memberdayakan yang membutuhkan.
“Hari ini kita hadir melaksanakan ketiganya. Melalui Tim Cakalang, kita hadir memotong rantai birokrasi yang rumit agar nelayan mudah mendapatkan BBM bersubsidi,” kata Amsakar.
Disampingnya, Pemko Batam juga menyerahkan sejumlah bantuan untuk warga hinterland berupa:
- 100 unit mesin ketinting senilai Rp500 juta (pokok pikiran Wakil Ketua I DPRD Batam, Aweng Kurniawan) bagi nelayan Kecamatan Belakang Padang.
- Santunan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan Rp42 juta kepada ahli waris nelayan.
- Bantuan kuota internet gratis dari XL Axiata untuk 10 titik lokasi.
Amsakar berpesan agar nelayan memanfaatkan bantuan mesin tersebut dengan maksimal, bukan sekadar disimpan.
”Bantuan yang diberikan harus digunakan sebaik-baiknya. Manfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga,” pesannya.
Ia juga memapar sejumlah program prioritas seperti seragam sekolah gratis, insentif lansia naik jadi Rp400 ribu, BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, serta beasiswa kuliah untuk anak-anak hinterland.






















