Tragis, Pengendara Motor Tewas Akibat Tabrak Pikap di Gresik
Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa terjadi di Jalan Raya KH Syafi’i, Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Senin (15/12/2025) malam. Peristiwa tragis ini melibatkan sebuah sepeda motor dan sebuah mobil pikap, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban.
Korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan ini adalah Ahmad Saifuddin, seorang pemuda berusia 21 tahun yang berasal dari Desa Watuagung, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Ia mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat dengan nomor polisi W 3118 FG.
Menurut keterangan dari Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik, kecelakaan bermula ketika korban sedang melaju dengan sepeda motornya dari arah selatan menuju utara. Sesampainya di lokasi kejadian, korban mencoba mendahului sebuah kendaraan roda empat yang tidak dikenal dari sisi kanan.
Dalam upaya mendahului tersebut, pengendara motor Honda Beat itu dilaporkan telah melewati marka jalan dan posisinya belum sepenuhnya aman. Situasi menjadi semakin genting ketika secara bersamaan, sebuah mobil pikap yang juga tidak dikenal melaju dari arah berlawanan, yakni dari utara menuju selatan.
Akibat dari benturan yang tak terhindarkan, pengendara sepeda motor mengalami luka parah di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Pihak kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban.
“Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik untuk dimintakan VER (Visum et Repertum),” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Andri Aswoko, pada Selasa (16/12/2025).
Sementara itu, kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini telah diamankan oleh petugas kepolisian. Kendaraan-kendaraan tersebut akan menjadi bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kronologi pasti dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya insiden nahas ini.
Kronologi Lengkap Insiden Maut di Kebomas
Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik merinci alur kejadian yang berujung pada hilangnya nyawa seorang pemuda di Jalan Raya KH Syafi’i. Berdasarkan data yang dikumpulkan, seluruh rangkaian peristiwa ini terjadi dalam hitungan detik yang dramatis.
Pergerakan Korban: Pengendara sepeda motor Honda Beat, Ahmad Saifuddin, melaju dari arah selatan menuju utara. Kecepatannya diduga cukup tinggi untuk melakukan manuver mendahului.
Upaya Mendahului: Tepat di lokasi kejadian, korban berupaya untuk menyalip sebuah kendaraan roda empat yang tidak teridentifikasi dari sisi kanan. Tindakan ini sendiri berisiko, terutama jika kondisi jalan atau lalu lintas tidak memungkinkan.
Pelanggaran Marka dan Posisi: Dalam proses mendahului, korban diketahui melebihi batas marka jalan yang seharusnya. Yang lebih krusial, posisi motornya belum berada di lajur yang aman sepenuhnya. Ini menunjukkan bahwa manuver mendahului dilakukan dalam kondisi yang belum ideal.
Munculnya Kendaraan Lain: Di saat yang bersamaan dan dalam kondisi yang sangat dekat, sebuah mobil pikap tak dikenal muncul dari arah berlawanan, yakni dari utara menuju selatan. Jarak yang sempit dan kecepatan kedua kendaraan menjadi faktor kritis.
Tabrakan: Benturan keras antara sepeda motor korban dan mobil pikap tak terhindarkan. Dampak tabrakan ini sangat fatal bagi pengendara motor.
Akibat Fatal: Luka serius pada bagian kepala menjadi penyebab utama kematian Ahmad Saifuddin.
Petugas kepolisian masih terus mendalami keterangan saksi mata dan menganalisis bukti-bukti di lapangan untuk memastikan apakah ada faktor lain yang turut memicu kecelakaan ini, seperti kecepatan berlebih dari salah satu atau kedua kendaraan, kondisi penerangan jalan, atau kelalaian lain yang mungkin terjadi.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, mematuhi peraturan lalu lintas, dan memastikan kondisi aman sebelum melakukan manuver seperti mendahului. Keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain harus selalu menjadi prioritas utama.
Kecelakaan seperti ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya kesadaran berlalu lintas dan kewaspadaan di jalan raya, terutama di area yang sering dilalui kendaraan berat.























