Wapres Gibran Bertemu Siswa SMAN 1 Pontianak yang Viral Lomba MPR



JAKARTA – Sejumlah siswa dari Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pontianak yang sebelumnya menjadi perhatian publik setelah tampil dalam babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, pada Rabu (13/5/2026). Dalam pertemuan tersebut, Gibran memberikan motivasi kepada para siswa untuk tetap menjaga prestasi dan semangat belajar.

Pertemuan ini dihadiri oleh guru pendamping dan beberapa siswa SMAN 1 Pontianak. Di antaranya adalah Indang Maryati, Yenni, Rio Pratama, Almira Khairunnisa, Louisa Nathania, Ahmad Zein Alaydrus, Ansella Beyna Vebrianty, Khansa Reka Qatrunnada, Rajiq Maafi Sukandar, Kasandra Aurelia Subagio, Naurah Widya Arfi, dan Zerlinda.

Salah satu siswa bernama Josepha Alexandra Roxa Potifera atau Oca mengungkapkan rasa senang dan kejutan saat menerima undangan mendadak untuk bertemu dengan Wakil Presiden Gibran. Ia dan rekan-rekannya merasa terinspirasi dan diberi motivasi khusus oleh Gibran.

“Pastinya saya sangat senang karena diundang oleh Wakil Presiden Indonesia ini menjadi suatu harapan dan semangat bagi kami untuk terus melangkah maju dan berkembang. Di dalam pertemuan itu, kami diberi motivasi oleh Pak Wapres untuk terus belajar dan berprestasi,” ujar Oca setelah pertemuan.

Menurut Almira Khairunnisa, salah satu siswa lainnya, dalam pertemuan tersebut, Gibran menyampaikan pesan agar para pelajar tetap semangat belajar dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang berkembang di media sosial. “Isu-isu yang terus beredar saat ini, terutama yang mengenai kita sebagai generasi muda, pasti tidak lepas dari digitalisasi,” kata Almira.

Almira juga menjelaskan bahwa Gibran memberikan nasihat tentang kemampuan public speaking dan teknik berdebat di depan umum. “Tadi kami diberi motivasi dan tips serta trik bagaimana caranya nanti untuk berpublic speaking atau berdebat di muka umum,” ucap Almira.

Rombongan siswa tersebut bertolak dari Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat menuju Jakarta pada Selasa (12/5/2026) sore WIB, dan tiba di Jakarta pada malam hari. Almira mengungkapkan bahwa undangan audiensi dari Gibran datang secara mendadak, sehingga membuat seluruh tim merasa kaget dan bahagia.

“Pastinya kami dan tim sangat kaget karena informasinya tiba-tiba dan kami juga senang bisa diundang ke Jakarta untuk bertemu dengan Bapak Wakil Presiden,” jelas Almira.

Sebelumnya, lomba LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalbar sempat viral di media sosial. Acara ini mendapat perhatian setelah seorang siswa protes atas penjelasan yang benar namun justru mendapat minus 5 poin. Siswa tersebut mencoba memprotes berulang kali, tetapi tidak digubris oleh juri.

Atas kejadian tersebut, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menyampaikan permohonan maaf. MPR mengakui adanya kelalaian dari panitia dan juri. Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman menegaskan bahwa pihak MPR akan melakukan evaluasi total terhadap kinerja dewan juri dan sistem perlombaan.

“Kami mohon maaf atas kelalaian dewan juri. Kami akan menindaklanjuti kejadian ini lebih lanjut,” ujar Akbar dalam keterangan di Jakarta, Senin (11/5/2026). Dia menyayangkan kejadian yang terjadi pada Sabtu (9/5/2026).

Akbar menekankan pentingnya tanggung jawab juri dan responsif terhadap keberatan peserta. Selain itu, ia tidak menyangkal adanya unsur kelalaian panitia dan juri. Kelalaian tersebut menyangkut teknis tata suara dan mekanisme pita.

Oleh karena itu, menurut Akbar, MPR akan segera melakukan evaluasi penuh. “Saya melihat, lomba cerdas cermat ini perlu dievaluasi supaya lebih baik. Jangan ada lagi kejadian seperti ini,” ucapnya.