Instruksikan OPD Prioritaskan Pengusaha OAP, Bupati Jayapura Tekankan Etika dan Profesionalisme

Bupati Jayapura Dorong Pengusaha OAP Berkembang Secara Mandiri

Bupati Kabupaten Jayapura, Yunus Wonda, memberikan instruksi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jayapura untuk memberikan perhatian serius terhadap para pengusaha Orang Asli Papua (OAP). Instruksi ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal di wilayah tersebut.

Wonda menekankan pentingnya menjaga etika dan perilaku profesional dalam berkomunikasi dengan birokrasi. Ia meminta para pemuda dan pengusaha OAP untuk proaktif berkomunikasi langsung dengan dinas-dinas terkait. Namun, ia juga memberikan peringatan keras tentang pentingnya menjaga kesopanan dan kehormatan saat menghadapi pejabat pemerintah.

“Saya minta anak-anak datang dengan sopan, tunjukkan etika yang baik. Jangan datang dalam keadaan mabuk saat menemui Kepala Dinas. Jika kalian sopan, orang akan segan dan menghargai,” tegas Wonda di Sentani, Jayapura, Papua, Kamis (23/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa dirinya telah memberikan tekanan dan arahan yang kuat kepada para kepala dinas agar memberikan ruang bagi pihak ketiga, yaitu pengusaha lokal. Namun, pemberian pekerjaan harus dilakukan atas dasar kompetensi, bukan sekadar rasa kasihan.

Larangan Praktik Jual Beli Paket Proyek

Selain itu, Wonda melarang praktik jual beli paket proyek dan monopoli pekerjaan. Ia menyatakan bahwa pengusaha yang sudah mendapatkan proyek di satu dinas dilarang mengambil proyek di instansi lainnya. Hal ini dilakukan agar semua pihak dapat merasakan manfaatnya.

“Jika seseorang mendapatkan lebih dari dua atau tiga paket pekerjaan, diharapkan berbagi dengan rekan sesama pengusaha lainnya agar semua pihak merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Wonda juga mengaku sedih jika menemukan pengusaha OAP yang hanya meminjam perusahaan orang lain atau justru menjual paket pekerjaan yang telah diberikan. Ia menilai hal ini tidak sejalan dengan semangat pengembangan ekonomi lokal yang ingin dicapai.

Mendorong Kemandirian Pengusaha OAP

Lebih jauh, Wonda berharap anak-anak Papua tidak terjebak dalam pola kerja instan. Ia mendorong mereka untuk mulai mengelola perusahaan sendiri secara mandiri agar di masa depan mampu menangani proyek dengan skala yang lebih besar.

“Saya mau anak-anak Papua harus maju dan berkembang. Urus perusahaan sendiri dengan baik. Jangan kerja instan kalau mau maju, supaya ke depan bisa mengerjakan hal-hal yang lebih besar lagi,” tandasnya.

Langkah-Langkah yang Dilakukan Pemkab Jayapura

Untuk mencapai tujuan tersebut, Pemkab Jayapura melakukan beberapa langkah strategis, antara lain:

  • Meningkatkan koordinasi antara OPD dan pengusaha OAP.
  • Memastikan proses penyerapan proyek dilakukan secara transparan dan berdasarkan kompetensi.
  • Memberikan pelatihan dan bimbingan teknis kepada pengusaha OAP agar mampu mengelola usaha secara mandiri.
  • Melakukan pengawasan ketat terhadap praktik-praktik yang tidak sesuai dengan aturan.

Peran Penting Pengusaha OAP dalam Pembangunan

Pengusaha OAP memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Mereka tidak hanya menjadi pelaku ekonomi tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu membawa kemajuan bagi masyarakat setempat. Dengan dukungan pemerintah dan kebijakan yang pro-terhadap pengusaha lokal, diharapkan ekonomi masyarakat dapat meningkat secara signifikan.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Meski ada banyak harapan, tantangan yang dihadapi oleh pengusaha OAP tidak sedikit. Mulai dari kurangnya akses modal hingga minimnya pengalaman dalam mengelola proyek besar. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi pengusaha untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.

Dengan semangat dan komitmen yang kuat, diharapkan pengusaha OAP mampu menjadi tulang punggung ekonomi daerah dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.