
Patrolmedia, Paris -:- Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan akan mengakui Palestina sebagai negara yang berdaulat pada September 2025 mendatang.
Prancis juga akan menjadikan Palestina negara G7 pertama dan pengumuman resmi akan dilakukan pada sesi Majelis Umum PBB di New York.
G7 adalah kelompok negara industri besar yang bersama Prancis meliputi AS, Inggris, Italia, Jerman, Kanada, dan Jepang.
“Sesuai komitmen historisnya terhadap perdamaian yang adil dan abadi di Timur Tengah, saya telah memutuskan bahwa Prancis akan mengakui Negara Palestina, tulis Macron dalam postingannya di X Kamis (24/7/2025), dilansir BBCNews.
Macron menyebut kebutuhan mendesak saat ini adalah agar perang di Gaza berakhir dan penduduk sipil diselamatkan. Sebab perdamaian itu mungkin terjadi.
Untuk itu, Macron menyebut perlunya gencatan senjata segera, pembebasan semua sandera, dan bantuan kemanusiaan besar-besaran bagi rakyat Gaza.
“Kita juga harus menjamin demiliterisasi Hamas, dan mengamankan serta membangun kembali Gaza,” kata Macron.
“Akhirnya, kita harus membangun Negara Palestina, memastikan kelangsungannya, dan memastikan bahwa dengan menerima demiliterisasinya dan sepenuhnya mengakui Israel, negara ini berkontribusi pada keamanan semua orang di Timur Tengah. Tidak ada alternatif lain,” tulis Macron.






















