“Karena munculnya Corona, kami tingkatkan frekwensi dan kualitas pencegahan serta menambah tenaga kebersihan,” katanya.
Suwarso menjelaskan pihaknya akan menambah tenaga kebersihan dari 40 orang menjadi 60 orang yang merupakan gabungan dari CS, Aviation Security, dan diawasi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
“Fungsi KKP sangat krusial dalam pengawasan, karena cara kerja petugas penyemprotan harus sesuai dengan prosedur, mulai dari pencampuran cairan hingga cara penyemprotan itu sendiri,” katanya.
Suwarso dan tim menargetkan kegiatan penyemprotan dilakuksn 2 kali, yakni sebelum dan sesudah jam operasional bandara, dan dijadwalkan untuk 3 hari sekali. Sedangkan kegiatan pembersihan akan rutin dilakukan setiap hari.
“Ada masukan dari penumpang untuk menambah hand sanitizer di semua ruang tunggu. Tetapi, karena adanya keterbatasan, untuk saat ini masih kami letakkan di beberapa titik saja,” katanya.
Penyemprotan ini dilakukan sesuai Surat Edaran Kepala BP Batam Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Himbauan Kewaspadaan dan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) yang dikeluarkan pada Senin (16/3/2020) kemarin. (Chandra)























