Memperkuat Kesiapsiagaan Menghadapi Karhutla di Tana Tidung
Fenomena El Nino yang memicu kondisi cuaca kering di sejumlah wilayah menjadi perhatian serius Kodim 0914/Tana Tidung. Untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), jajaran Kodim terus memperkuat kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Tana Tidung (KTT), Kalimantan Utara.
Dandim 0914/Tana Tidung, Letkol Arm Raden Florensius Ferdian Ricarda, menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial. Ia menyatakan bahwa diperlukan sinergi yang solid hingga ke tingkat desa. Kolaborasi ini melibatkan instansi terkait seperti Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Kepolisian, dan seluruh unsur pemerintah desa.
Pencegahan dan sosialisasi ke masyarakat terus digencarkan, khususnya mengenai aktivitas pembukaan lahan pertanian yang rawan memicu kobaran api. Letkol Arm Raden Florensius Ferdian Ricarda menjelaskan bahwa jika ada pembukaan lahan baru atau pembersihan lahan dengan cara membakar, harus ada pemberitahuan sebelumnya agar langkah antisipasi dapat dilakukan.
Dari sisi kesiapan sarana pendukung, Letkol Arm Raden Florensius Ferdian Ricarda memastikan kesiapsiagaan armada pemadam kebakaran milik TNI telah siap diterjunkan sewaktu-waktu jika terjadi darurat karhutla di Bumi Upun Taka. Armada unit Damkar di Kodim siap beroperasi. Kodim juga mendapat bantuan dari Pemerintah satu unit pemadam kebakaran, dan di Batalyon (Yonif TP 922/Upun Taka) juga ada dua unit yang standby.
Kolaborasi dengan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD sudah terjalin, sehingga jika terjadi kejadian, mereka siap bergerak bersama membantu pemadaman. Meski setiap operasi pemadaman di lapangan memiliki risiko tinggi, ia menegaskan komitmen jajarannya untuk bertindak cepat agar dampak kerugian bagi warga dapat ditekan seminimal mungkin.
Setiap tugas pasti memiliki risiko, namun yang terpenting adalah memastikan kejadian tersebut tidak merugikan wilayah maupun masyarakat. Personel terdekat akan langsung bergerak ke lokasi jika ada informasi. Jangan sampai terlambat dalam mengatasi kejadian tersebut.
Tidak hanya fokus pada karhutla, kesiapsiagaan bencana yang dibangun oleh Kodim 0914/Tana Tidung mencakup seluruh potensi ancaman alam di daerah, seperti banjir dan tanah longsor. Semua jenis bencana, bukan hanya kebakaran saja, termasuk tanah longsor dan banjir, akan disiapkan untuk membantu.
Komitmen jajaran Kodim 0914/Tana Tidung untuk menjaga kondusifitas lingkungan Tana Tidung sangat kuat. Dandim menekankan pentingnya rasa kebersamaan dan kekompakan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat. Setiap unsur, baik dari pemerintah daerah, Kepolisian, dan TNI harus bersatu untuk keselamatan masyarakat.
Kodim 0914/Tana Tidung terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam pencegahan karhutla. Tiga armada pemadam disiagakan untuk merespons kebakaran dengan cepat. Langkah-langkah pencegahan dan sosialisasi terus digencarkan, terutama mengenai aktivitas pembukaan lahan yang rawan memicu kobaran api. Kolaborasi dengan instansi terkait seperti Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, dan Kepolisian tetap menjadi prioritas utama.
Kodim 0914/Tana Tidung juga siap menghadapi berbagai jenis bencana alam, bukan hanya karhutla saja. Dengan kesiapan yang matang, Kodim berkomitmen untuk memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat dalam situasi darurat. Kekompakan dan kerja sama antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat menjadi fondasi utama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah Tana Tidung.




















