Cara bertanya kepada atasan, ada bos? Saya mau ambil isinya kotak amal

Kotak Amal untuk Pembangunan Masjid Al-Hijrah Minangkabau Dicuri

Sebuah kotak amal yang digunakan untuk pembangunan Masjid Al-Hijrah Minangkabau di Moncongloe, Kabupaten Maros, dilaporkan hilang setelah dicuri oleh seseorang yang tidak dikenal. Kejadian ini terjadi di salah satu rumah makan yang berada di Jalan Barombong, Makassar, pada Rabu (5/5/2026) siang.

Kotak amal tersebut selama ini ditempatkan di lokasi tersebut sebagai wadah pengumpulan donasi untuk proyek pembangunan masjid. Pengelolaannya dilakukan secara rutin oleh pengurus Ikatan Keluarga Minang (IKM) Sapayuang. Mereka mengambil isi kotak amal setiap tiga bulan sekali dan menyerahkan hasilnya kepada panitia pembangunan masjid.

Dalam kurun waktu tiga bulan, jumlah donasi yang terkumpul dari kotak amal tersebut rata-rata mencapai sekitar Rp1 juta. Hal ini menunjukkan besarnya partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan masjid yang menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi warga Minangkabau di daerah tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun oleh pengurus IKM Sapayuang, aksi pencurian bermula ketika seorang pria datang ke rumah makan sekitar pukul 11.24 WITA. Pria tersebut tampaknya melakukan aksinya dengan cepat dan tanpa diketahui oleh petugas atau pengunjung rumah makan. Setelah itu, kotak amal yang biasanya ditempatkan di area yang mudah diakses oleh pengunjung langsung menghilang.

Pengurus IKM Sapayuang, Moeh David Aritanto, menyampaikan bahwa mereka sedang melakukan investigasi lebih lanjut terkait kejadian ini. Ia juga meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan jika mengetahui adanya informasi terkait kehilangan kotak amal tersebut.

Beberapa langkah telah diambil untuk memastikan keamanan kotak amal di masa depan. Salah satunya adalah dengan memperketat pengawasan di lokasi tempat kotak amal ditempatkan. Selain itu, pihak pengurus juga sedang mempertimbangkan penggunaan sistem keamanan tambahan seperti kamera pengawas atau penguncian kotak amal agar tidak mudah diakses oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Tindakan yang Dilakukan oleh Pengurus IKM Sapayuang

  • Investigasi lebih lanjut: Pengurus IKM Sapayuang sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas pelaku pencurian.
  • Peningkatan keamanan: Langkah-langkah penguatan keamanan sedang dipertimbangkan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
  • Komunikasi dengan masyarakat: Pengurus mengajak masyarakat untuk membantu melacak keberadaan kotak amal yang hilang.
  • Pemantauan rutin: Pemeriksaan terhadap kotak amal akan dilakukan lebih intensif untuk memastikan tidak ada kejadian serupa.

Dampak dari Kehilangan Kotak Amal

Kehilangan kotak amal ini tentu saja memberi dampak negatif terhadap proyek pembangunan Masjid Al-Hijrah Minangkabau. Dana yang biasanya diperoleh dari kotak amal ini sangat penting untuk membiayai berbagai kebutuhan proyek, termasuk pembelian bahan bangunan dan biaya tenaga kerja.

Selain itu, kejadian ini juga menjadi peringatan bagi komunitas Minangkabau bahwa kepercayaan masyarakat terhadap program amal harus dijaga dengan baik. Dengan adanya tindakan kriminal seperti pencurian, maka semangat kebersamaan dan gotong royong bisa terganggu.

Oleh karena itu, pihak pengurus IKM Sapayuang berharap masyarakat dapat tetap percaya dan terus berpartisipasi dalam kegiatan amal yang bertujuan untuk kemajuan bersama.