
Patrolmedia, Jakarta -:- Menhub Dudy Purwagandhi diminta merincikan diskon tiket pesawat Lebaran Idul Fitri 2025.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus saat rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, di Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta Pusat, Selasa (11/3/25).
Rincian tersebut diminta Lasarus agar tidak menimbulkan kerugian terhadap negara.
“Kalau turun dari high season atau dari low season, harus jelas angkanya, nanti judulnya istilah zaman sekarang itu jangan rakyat di PHP gitulah. Jadi harus ada kepastian ini (tiket) mungkin Pak Menteri rilis,” kata Lasarus, dikutip dari Detikcom.
“Kalau misalnya kita umumkan turun, ternyata lebih mahal dari biasanya turun dari angka berapa ini barang,” sebut Lasarus lagi.
Ia menyebut Kementerian Keuangan telah mengeluarkan kebijakan mengenai PPN 6% untuk pembelian tiket pesawat akan ditanggung pemerintah.
Lasatus mengingatkan Menhub agar penurunan harga tiket tidak menyebabkan kerugian negara.
“Yang mengerahkan ini saja Pak Menteri Perhubungan, ada 6% pak punya negara di situ (tiket). Tadi sumbernya dari Menteri Keuangan jangan sampai ini barang hilang dan masyarakat tidak menikmati,” ujarnya.
Lasarus memperingatkan agar pemberian PPN 6% dari pemerintah itu tidak hilang. Karena, jika hal itu diabaikan maka berbahaya dan menjadi temuan kerugian negara.
“Kalau itu hilang termasuk kerugian negara Pak, karena penerimaan kita 6% itu sudah kita buang kita abaikan untuk pelayanan publik, terus nanti di tiket tidak muncul 6% untuk dirasakan oleh masyarakat, ini menurut saya sudah termasuk kategori kerugian negara,” ungkapnya.
Lasarus menilai negara memberikan diskon 6% tersebut agar bisa dinikmati masyarakat. Ia menekankan jangan sampai ada temuan mengenai diskon tersebut.
Editor: Fatmi Rahim






















