Ruben Onsu Diabaikan di Acara Balet: Eks Sarwendah Menanti di Luar

Polemik Hak Asuh Anak: Ruben Onsu Merasa Kesulitan Bertemu Buah Hati

Konflik antara mantan pasangan suami istri, Ruben Onsu dan Sarwendah, terkait pembagian waktu bersama kedua putri mereka masih terus bergulir dan menimbulkan berbagai pernyataan yang saling bersahutan. Ruben Onsu secara terbuka mengungkapkan kesulitan yang dialaminya dalam bertemu dengan anak-anaknya, sebuah situasi yang tampaknya semakin mengikis kesabarannya.

Meskipun secara hukum hak asuh kedua putri mereka jatuh ke tangan Sarwendah, hal ini tidak lantas menghilangkan hak Ruben sebagai ayah kandung untuk tetap memiliki kedekatan dan kebersamaan dengan buah hatinya. Ruben Onsu diketahui secara rutin mengirimkan nafkah untuk anak-anaknya sebesar Rp200 juta setiap bulan. Namun, kendala yang terus-menerus dihadapi dalam upaya bertemu sang buah hati membuat Ruben merasa frustrasi.

Sebagai bentuk protes atas situasi yang dialaminya, presenter ternama ini dikabarkan telah menghentikan penyaluran nafkah tersebut sejak akhir tahun 2025 lalu. Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, turut membeberkan momen pilu yang dialami kliennya, di mana Ruben merasa diabaikan atau “dikacangin” saat menghadiri acara balet putrinya.

Momen Pilu di Acara Balet: Perjuangan Ruben Bertemu Anak

Pihak Ruben Onsu menyatakan bahwa mereka telah berupaya untuk menemui kedua putri mereka di sela-sela acara balet. Namun, kenyataan di lapangan tidak sesuai dengan harapan Ruben. Minola Sebayang menceritakan pengalaman pahit kliennya tersebut.

“Kalau misalnya kemudian Ruben datang, kemudian dikacangin, kan udah pernah kemarin itu,” ujar Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Senin (1/6/2026).

Situasi yang digambarkan Minola terjadi saat kedua putri Ruben Onsu dan Sarwendah tampil dalam sebuah acara balet. Ruben bahkan harus rela mengantri demi bisa mendapatkan kesempatan berfoto dengan kedua buah hatinya.

“Waktu ada acara anaknya itu yang balet-balet itu, lho kan sudah pernah disampaikan itu. Ruben mau foto aja harus ngantri. Nunggu di luar,” jelas Minola.

Lebih lanjut, pihak Ruben Onsu merasa seperti dipermainkan. Pasalnya, kedua putri mereka keluar dari area acara bukan melalui pintu tempat Ruben menunggu.

“Ditunggu di sini dikirain mau lewat sini ternyata keluarnya lewat pintu lain. Sama yang lain lagi kan begitu. Jadi, jadi jangan jangan jangan jangan seperti itu, ya,” tutup Minola, menyiratkan kekecewaan atas perlakuan yang diterima kliennya.

Latar Belakang Perceraian dan Kesepakatan yang Terganjal

Ruben Onsu dan Sarwendah, yang pernah membangun rumah tangga selama 11 tahun, dikaruniai dua orang putri dari pernikahan mereka. Sayangnya, pernikahan tersebut harus berakhir di tengah jalan. Pasca perceraian, hak asuh kedua anak mereka secara resmi diberikan kepada Sarwendah.

Meskipun ada kesepakatan mengenai pembagian waktu dalam pengasuhan dan pertemuan anak, Ruben Onsu mengklaim bahwa dirinya kini mengalami kesulitan yang signifikan untuk bertemu dengan putri-putrinya dalam beberapa bulan terakhir. Di sisi lain, Sarwendah memberikan keterangan bahwa Ruben Onsu telah menghentikan pemberian nafkah kepada kedua buah hati mereka sejak akhir tahun 2025.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana kesepakatan yang telah dibuat pasca-perceraian dapat dijalankan dengan baik, terutama demi kesejahteraan emosional anak-anak. Perjuangan Ruben Onsu untuk tetap dapat hadir dan berperan aktif dalam kehidupan anak-anaknya, meskipun tidak lagi memiliki hak asuh penuh, menjadi sorotan utama dalam polemik yang sedang berlangsung ini.