Evelyn Chrestella, yang lebih akrab dipanggil Eve, belakangan ramai dibicarakan publik setelah potongan percakapan dalam sebuah podcast memicu kritik warganet. Sosok content creator berdarah Indonesia-Tionghoa ini terseret sorotan karena pertanyaan yang ia lontarkan kepada aktris Marsha Aruan dinilai terlalu menyentuh urusan pribadi, terutama soal usia dan rencana pernikahan.
Perhatian netizen mengarah pada episode podcast yang menampilkan Marsha bersama Eve dan Juan. Dalam obrolan itu, keduanya menyinggung bahwa Marsha akan memasuki usia 30 tahun. Pertanyaan Eve kemudian menjadi pusat perdebatan setelah dianggap tidak pantas dibahas di ruang publik, terlebih karena menyangkut keputusan pribadi seseorang untuk menikah.
Dalam percakapan tersebut, Eve mempertanyakan apakah Marsha pernah memikirkan soal target usia menikah. Kalimat yang dilontarkan itu memancing reaksi beragam dari penonton, karena sebagian menilai topik semacam itu seharusnya tidak diarahkan secara langsung kepada tamu. Kritik pun mengalir setelah cuplikan episode tersebut beredar luas di media sosial.
Di balik perhatian yang datang mendadak, Evelyn Chrestella dikenal sebagai figur kreatif di dunia digital. Ia lahir di Jakarta dan memiliki latar keluarga keturunan Tionghoa. Meski namanya kini banyak dibahas, informasi mengenai tanggal lahir maupun detail keluarganya tidak banyak muncul di pemberitaan publik.
Eve juga diketahui menganut agama Buddha. Untuk pendidikan, ia sempat menempuh studi di LaSalle College Jakarta pada periode 2016 hingga 2018. Di sana, ia mendalami bidang desain, yang menjadi salah satu bekal dalam perjalanan profesionalnya sebagai content creator.
Sementara itu, perbincangan soal dirinya menunjukkan bagaimana sebuah potongan dialog di podcast dapat dengan cepat berubah menjadi bahan evaluasi publik. Dalam kasus ini, isu yang mencuat bukan hanya soal siapa Eve, tetapi juga soal etika bertanya ketika membahas hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan pribadi narasumber.






















