Lokal  

Damkar Kediri Bantu Warga, Pintu Geser Terkunci Otomatis, Evakuasi Melalui Atap

Kunci Tertinggal, Pintu Ruko Terkunci

Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri kembali mendapat tugas di luar penanganan kebakaran. Kali ini, petugas harus melakukan aksi tak biasa untuk membantu seorang pemilik ruko yang tidak dapat masuk kembali ke tempat usahanya karena kunci tertinggal di dalam.

Tim Damkar Pos Ngadiluwih dikerahkan ke sebuah ruko milik warga di Dusun Cakruk, Desa/Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Sabtu (22/8/2026) malam. Pemilik ruko, Deni, meminta bantuan setelah pintu folding gate rolling door terkunci secara otomatis sementara kunci masih berada di dalam bangunan.

Peristiwa bermula saat Deni hendak meninggalkan tempat usahanya. Ketika menutup pintu folding gate rolling door, ia baru menyadari bahwa kunci masih tertinggal di dalam ruko. Pintu otomatis tersebut sudah terkunci sehingga pemilik tidak dapat kembali masuk ke dalam ruko. Dalam kondisi tersebut, Deni kemudian memilih meminta bantuan kepada petugas Damkar Kabupaten Kediri.

Sesampainya di lokasi, petugas terlebih dahulu melakukan pemeriksaan untuk menentukan metode evakuasi yang dinilai aman. Tim kemudian menggunakan tali karmantel dan tangga sebagai bagian dari upaya membuka akses menuju bagian dalam ruko.

Petugas Masuk Lewat Celah Genteng

Petugas memilih jalur atap untuk masuk ke dalam bangunan. Mereka menggeser beberapa genteng dan memanfaatkan celah renggang di antara susunan genteng dengan plafon yang masih memungkinkan tubuh petugas untuk melewatinya. Dengan cara tersebut, petugas berhasil masuk ke bagian dalam ruko dan membuka pintu yang terkunci dari luar.

Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak bagian pintu maupun membahayakan pemilik ruko. Petugas juga memastikan seluruh tahapan penanganan tetap dilakukan sesuai prosedur operasional.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono membenarkan adanya penanganan tersebut. Ia menjelaskan bahwa tugas Damkar tidak terbatas pada penanganan kebakaran, tetapi juga mencakup pelayanan kepada masyarakat dalam berbagai kondisi kedaruratan tertentu.

“Damkar tidak hanya menangani kejadian kebakaran, tetapi juga membantu masyarakat dalam kondisi kedaruratan tertentu seperti evakuasi atau penyelamatan,” kata Kaleb, Minggu (23/8/2026) pagi pukul 08.00 WIB.

Evakuasi Berlangsung Lebih dari Satu Jam

Penanganan pintu ruko di Dusun Cakruk tersebut berlangsung sekitar satu jam lebih, mulai pukul 21.42 WIB hingga 23.05 WIB. Setelah akses berhasil dibuka, petugas memastikan kondisi lokasi dalam keadaan aman sebelum meninggalkan tempat kejadian.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa. Pintu ruko akhirnya berhasil dibuka dengan aman sehingga pemilik dapat kembali masuk ke dalam tempat usahanya.

Kaleb mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika hendak meninggalkan rumah maupun tempat usaha. Masyarakat diingatkan untuk memastikan kunci dan barang-barang penting tidak tertinggal di dalam ruangan sebelum pintu ditutup dan dikunci.

“Penanganan nonkebakaran ini menjadi salah satu bentuk pelayanan Damkar kepada masyarakat,” ungkapnya.

Proses Penanganan yang Menjadi Contoh

Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya kehadiran petugas Damkar dalam situasi darurat. Meskipun tugas utama mereka adalah penanganan kebakaran, namun dalam banyak kasus, mereka juga menjadi solusi bagi masyarakat yang menghadapi masalah lain.

Dalam situasi seperti ini, kesabaran dan kehati-hatian menjadi faktor utama. Petugas harus memastikan bahwa semua langkah yang diambil tidak membahayakan siapa pun, termasuk pemilik ruko itu sendiri.

Selain itu, kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada dan memperhatikan keamanan serta kelengkapan diri sebelum meninggalkan tempat tinggal atau usaha.

Dengan demikian, penanganan yang dilakukan oleh tim Damkar tidak hanya berhasil menyelesaikan masalah, tetapi juga memberikan contoh tentang profesionalisme dan tanggung jawab dalam melindungi masyarakat.