Kondisi Menyedihkan Anak-Anak di Daycare Little Aresha Terungkap
Kasus yang terjadi di daycare Little Aresha di kawasan Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, telah menggemparkan masyarakat. Penggerebekan yang dilakukan oleh aparat kepolisian menemukan fakta yang sangat menyedihkan tentang perlakuan tidak manusiawi terhadap anak-anak yang dititipkan di tempat tersebut.
Beberapa anak-anak kecil ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan. Mereka bahkan diikat hingga dibiarkan tidur di lantai tanpa baju. Hal ini membuat para orang tua menjadi sangat khawatir dan marah atas tindakan yang dilakukan oleh pengasuh daycare tersebut.
Salah satu ayah korban, Aldewa, mengungkapkan bahwa ia baru mengetahui adanya praktik keji ini melalui video yang beredar di media sosial. Ia sempat curiga karena menemukan luka lebam di kaki anaknya saat dijemput, namun awalnya ia mengira luka tersebut akibat jatuh saat bermain.
“Saya baca jam 5 sore, ada ibu jemput katanya lihat di video sudah posisi diikat dan segala macam. Terakhir kemarin dijemput mbahnya itu ada luka lebam di kaki. Istri saya bilang kayaknya jatuh, jadi saya tidak tanya pihak sekolah,” ujar Aldewa dengan nada menyesal.
Penyelidikan Dilakukan Secara Mendalam
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Rizky Adrian, menjelaskan bahwa petugas langsung melihat tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh pengasuh daycare tersebut. Ia menyampaikan bahwa anak-anak diperlakukan tidak manusiawi, termasuk diikat kaki dan tangan.
Peristiwa ini awalnya terungkap dari laporan warga yang mencurigai adanya penganiayaan dan diskriminasi. Namun, proses pengungkapan kasus tidak berjalan mudah karena minimnya informasi di tahap awal. Seiring meningkatnya perhatian publik, para orang tua akhirnya mulai berani menyampaikan laporan resmi.
Tekanan dari masyarakat luas pun mendorong penyelidikan berjalan lebih terbuka dan mendalam. “Petugas kita memang melihat langsung bahwa anak tersebut diperlakukan tidak manusiawi. Ada yang kakinya diikat, tangannya diikat, dan sebagainya,” tegas Adrian saat ditemui di Mapolresta Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).
30 Orang Diamankan untuk Pemeriksaan
Sejak Jumat malam hingga Sabtu sore, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Yogyakarta telah mengamankan sekitar 30 orang untuk menjalani pemeriksaan intensif. Mereka yang diamankan terdiri dari para pengasuh hingga pejabat di yayasan yang menaungi daycare tersebut.
Adrian menambahkan, pihak kepolisian akan segera melakukan gelar perkara setelah proses pendalaman formil selesai dilakukan oleh penyidik. “Sekitar 30 orang itu dari tadi malam sampai detik ini masih dilakukan pemeriksaan. Mungkin nanti habis magrib kita lakukan gelar perkara lagi untuk penetapan tersangka,” jelasnya.
Kesaksian Orang Tua dan Video Viral
Kesaksian dari orang tua korban seperti Aldewa menunjukkan betapa kekhawatiran mereka terhadap perlakuan yang dialami anak-anak mereka. Video yang viral di media sosial memberikan gambaran jelas tentang kondisi anak-anak yang ditinggalkan di daycare tersebut.
Polresta Yogyakarta kini tengah melengkapi bukti-bukti formil untuk menjerat para pelaku yang terlibat dalam dugaan kekerasan dan penelantaran anak di bawah umur tersebut. Kasus ini kini menjadi sorotan serius dan menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan tempat penitipan anak.






















