Pemko Benahi Data Kependudukan Batam
Li Claudia juga menyoroti pentingnya sinkronisasi data dari level terbawah.
Ia mengungkap masih banyak ditemukan ketidaksesuaian data. Contohnya, warga yang sudah pindah tapi tak juga memperbarui identitas, hingga data kematian yang belum dilaporkan.
Padahal, menurutnya, akurasi data kependudukan adalah hulu dari segala kebijakan publik, termasuk penentuan kuota sekolah dan fasilitas kesehatan.
“Kita bisa menghitung kebutuhan dari hulu ke hilir, mulai dari sekolah, perguruan tinggi, hingga dunia kerja,” kata Li Claudia.
“Sinkronisasi data ini bukan sekadar administrasi, tapi dasar menentukan arah kebijakan pembangunan,” sambungnya.
Berdasarkan data konsolidasi semester II tahun 2025, total penduduk Batam kini mencapai 1.394.459 jiwa.
Pemko Batam berkomitmen menyempurnakan angka tersebut agar kebijakan anggaran dan pembangunan ke depan benar-benar tepat sasaran.
Editor: Erwin Syahril






















