As dan Israel Serbu Iran
“Ruang udara ditutup,” demikian pernyataan resmi Kementerian Transportasi Irak.
Seorang pejabat yang enggan disebutkan namanya mengungkap target serangan gabungan ini meliputi, instalasi militer Iran, simbol-simbol pemerintahan, dan markas intelijen.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyebut serangan ini adalah langkah preventif. Ia menegaskan operasi ini dilakukan demi keamanan negaranya.
“Untuk menghilangkan ancaman,” ujar Katz singkat tanpa merinci lebih lanjut mengenai detail target yang dihantam.
Sementara itu, kondisi di dalam Israel juga bersiaga penuh. Sejumlah rumah sakit mulai mengaktifkan protokol darurat dan memindahkan pasien ke fasilitas bawah tanah.
Sirene peringatan dini berdengung di penjuru Israel mengantisipasi serangan balasan dari Teheran.
Pemerintah Iran merespons dengan menutup total wilayah udara mereka. Tak hanya itu, layanan telepon seluler di sejumlah titik dilaporkan terputus.
Teheran sebelumnya telah memperingatkan, pangkalan militer dan personel AS di seluruh Timur Tengah bakal jadi target sah jika serangan ini terjadi.
Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun langkah pembalasan instan dari militer Iran.
(Kml/Ft)






















