Patrolmedia, Batam – Kantor Pajak Batam atau Kantor Pelayanan Pajak Pratama Batam Selatan mensosialisasikan sistem perpajakan Coretax ke pegawai Rumah Sakit BP Batam (RSBP)
Kegiatan ini digelar sebagai upaya pendampingan penginputan pajak bagi ratusan karyawan rumah sakit.
Edukasi yang berlangsung di Ruang Habibie Lantai 4 Gedung RSBP Batam, Kamis (12/2/2026) ini, merupakan tindak lanjut dari undangan resmi manajemen RSBP.
Momen ini juga sejalan dengan program masif KPP Pratama Batam Selatan dalam memperkenalkan Coretax ke berbagai instansi di Batam.
Kepala Seksi Pengawasan KPP Pratama Batam Selatan, Andri Wahyudi, menyebut pihaknya menerjunkan tim khusus untuk mempermudah pegawai.
“Kami membuka 5 meja layanan untuk memberikan konsultasi langsung sekaligus membantu proses penginputan pajak. Kami mengapresiasi kolaborasi ini karena membantu mendekatkan layanan perpajakan kepada masyarakat,” kata Andri.
Menurutnya, sosialisasi ini bagian dari target nasional untuk memperluas basis wajib pajak.
Ia ingin mengubah paradigma kantor pajak bukan sekadar tempat menyetor uang negara, melainkan ruang konsultasi bagi warga.
Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, menekankan kepatuhan pajak menjadi pilar penting dalam tata kelola institusi.
Menurutnya, taat pajak merupakan cerminan budaya profesional di lingkungan kerja.
“Kesadaran terhadap kewajiban perpajakan adalah tanggung jawab bersama sebagai warga negara,” kata dr. Tanto.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menilai kepatuhan pajak sangat berkaitan erat dengan integritas organisasi.
“Kegiatan ini diharapkan memperkuat pemahaman pegawai dan menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kepatuhan terhadap regulasi adalah fondasi pelayanan publik yang berkualitas,” tutur Ariastuty.
Kegiatan ini menuai respons positif dari para karyawan.
Banyak pegawai yang memanfaatkan kesempatan ini untuk memahami sistem Coretax yang tergolong baru bagi masyarakat luas.
Melalui kolaborasi ini, RSBP Batam berharap literasi perpajakan pegawainya meningkat.
“Dengan begitu bisa terbentuk budaya patuh pajak yang berkelanjutan di lingkungan BP Batam,” kata Ariastuty.
(Kml/Ft)






















