Patrolmedia, Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad, mengingatkan operator kapal di Batam agar tidak mengangkut penumpang mudik melebihi kapasitas yang ditentukan.
Peringatan ini disampaikan Amsakar guna menjamin keselamatan pelayaran selama masa puncak arus mudik.
Menurutnya, kepatuhan terhadap standar keselamatan adalah harga mati agar warga bisa pulang kampung dengan tenang.
“Saya ingatkan kapal jangan sampai kelebihan muatan. Ini mengingatkan pentingnya aspek keselamatan pelayaran,” ujar Amsakar saat memantau kesiapan mudik di pelabuhan Sekupang, Minggu (15/3/2026).
Amsakar meminta para operator kapal di Batam untuk tidak main-main dengan nyawa penumpang demi mengejar keuntungan di masa lonjakan mudik.
Ia menekankan rasa aman dan nyaman masyarakat harus menjadi prioritas utama bagi seluruh penyedia jasa transportasi laut.
“Jangan sampai kapal kelebihan muatan. Standar keselamatan harus dipatuhi agar pemudik merasa aman dan nyaman selama perjalanan,” tambahnya.
Amsakar menginstruksi operator kapal agar mematuhi seluruh standar operasional kapal dan wajib mengikuti protokol keselamatan internasional dan nasional.
Lalu, kapal hanya boleh mengangkut penumpang sesuai dengan jumlah kursi dan kapasitas yang terdaftar.
Petugas di lapangan diminta jeli memantau proses boarding agar tidak terjadi penumpukan di atas kapal.
“Saya berharap seluruh pihak dapat bekerja sama dengan baik demi mewujudkan arus mudik yang lancar dan minim insiden,” katanya.
Meski mendapat peringatan, Amsakar mengapresiasi para petugas yang tetap bersiaga melayani arus mudik Lebaran.
Menurutnya, kerja keras para petugas di pelabuhan bukan sekadar profesi, melainkan memiliki nilai ibadah.
Apresiasi ini ditujukan ke petugas pelabuhan, kru kapal, tenaga kebersihan, hingga para pengemudi transportasi yang tetap bekerja saat warga lainnya bersiap untuk pulang kampung.
“Saya berpesan agar seluruh petugas memberikan pelayanan dengan sikap ramah dan penuh tanggung jawab. Layani masyarakat dengan baik,” ucapnya.
Amsakar menekankan pentingnya menjaga semangat pelayanan di tengah lonjakan penumpang.
“Apa yang kita lakukan bukan hanya pekerjaan, tetapi juga bernilai ibadah karena membantu saudara-saudara kita pulang ke kampung halaman,” tambahnya.
Ditempat yang sama, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra tampak berinteraksi hangat dengan para pemudik dan pekerja di kawasan pelabuhan.
Ia memastikan para pekerja sektor transportasi yang tetap bertugas mendapatkan perhatian dari pemerintah.
“Kami memastikan bantuan sembako yang disalurkan dapat diterima oleh para pekerja sektor transportasi yang tetap bertugas selama periode mudik,” kata Li Claudia.
Kehadiran pimpinan daerah ini diharapkan dapat memompa semangat para petugas di garda terdepan untuk tetap memberikan pelayanan maksimal hingga masa arus balik usai.
(Kml/EN)






















