Refleksi Mendalam dan Semangat Kebersamaan: Sambut Natal, Tahun Baru, dan Momen Sejarah Flores Timur
Pemerintah Kabupaten Flores Timur (Pemkab Flotim) baru-baru ini menggelar konferensi pers yang sarat makna, tepatnya pada Senin pagi, 22 Desember 2025. Dalam kesempatan tersebut, ucapan selamat Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 disampaikan kepada seluruh umat Kristiani. Lebih dari sekadar perayaan, momentum ini diharapkan menjadi sarana refleksi diri yang mendalam, memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tengah kekayaan keberagaman yang dimiliki Flores Timur.
Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, dalam pernyataannya, secara khusus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merangkul semangat kebersamaan. “Selamat merayakan Hari Raya Natal 2025 bagi seluruh masyarakat yang merayakan,” ujar beliau. “Semoga melalui pesta kelahiran Yesus Kristus ini, kita semua senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan semangat kebersamaan untuk membangun daerah yang kita cintai.” Ajakan ini menggarisbawahi pentingnya nilai-nilai spiritual dan sosial yang terjalin erat dalam kehidupan masyarakat Flores Timur.
Lebih lanjut, konferensi pers tersebut juga menyoroti momen bersejarah lainnya yang bertepatan dengan perayaan akhir tahun ini. Selain menyambut Natal dan Tahun Baru, Flores Timur juga merayakan Hari Ulang Tahun Kabupaten Flores Timur dan Hari Ulang Tahun Provinsi Nusa Tenggara Timur yang ke-67. Ignasius Boli Uran, didampingi oleh Asisten II Adrianus Lamabelawa dan Kepala Dinas Kominfo Heri Lamawuran di ruang kerjanya, menekankan signifikansi momen ini.
“Hari ini kita merayakan Hari Ulang Tahun Kabupaten Flores Timur dan Provinsi NTT yang ke 67,” ungkap Ignasius Boli Uran. “Momen ini penting, tidak hanya seremonial saja tapi juga mengenang sejarah perjalanan Flores Timur selama 67 tahun dari pemimpin ke pemimpin. Terutama berbagai kemajuan pembangunan yang sudah kita torehkan sejauh ini.” Pernyataan ini mencerminkan penghargaan terhadap perjalanan panjang dan pencapaian yang telah diraih, sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab kolektif untuk terus melanjutkan estafet pembangunan.
Sinergi Lintas Sektor untuk Kemajuan Daerah
Menyadari bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya bertumpu pada kepemimpinan, Wakil Bupati Flores Timur menekankan pentingnya sinergi dari seluruh unsur masyarakat. Beliau secara eksplisit akan mendorong seluruh elemen, mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), Forum Komunikasi Umat Beragama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, pengurus partai politik, hingga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), untuk senantiasa bersinergi.
“Karena bupati dan wakil bupati hanya pemimpin, tetapi kemajuan daerah menjadi tanggung jawab kita semua,” tegas Ignasius Boli Uran. Komitmen ini menunjukkan visi kepemimpinan yang inklusif, di mana setiap individu dan kelompok memiliki peran krusial dalam mewujudkan tujuan bersama. Kolaborasi yang kuat antar berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat mempercepat realisasi program-program pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Flores Timur.
Permohonan Maaf dan Komitmen Pelayanan
Di penghujung konferensi pers, Wakil Bupati Flores Timur menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh masyarakat Flores Timur. Permohonan maaf ini terutama ditujukan kepada masyarakat penyintas erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki. Beliau mengakui bahwa pemerintah telah bekerja keras dalam upaya penanganan dan pelayanan, namun menyadari bahwa pelayanan tersebut mungkin belum sepenuhnya maksimal.
“Terlebih masyarakat penyintas erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki, bahwa pemerintah sudah bekerja keras. Meskipun dalam pelayanannya belum maksimal,” ujar Ignasius Boli Uran. Pernyataan ini menunjukkan adanya kesadaran akan tantangan yang dihadapi dan komitmen untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama bagi mereka yang terdampak bencana. Upaya perbaikan dan peningkatan efektivitas pelayanan akan terus menjadi prioritas pemerintah daerah.
Perayaan Natal dan Tahun Baru, yang bertepatan dengan peringatan hari jadi daerah, menjadi momentum yang sangat berharga bagi masyarakat Flores Timur. Momen ini tidak hanya menjadi ajang refleksi spiritual dan penghargaan terhadap sejarah, tetapi juga pengingat akan pentingnya persatuan, sinergi, dan komitmen bersama dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi seluruh warga.























