Terperangkap Judol dan Pinjol, Siswa SMP Bolos Sebulan Lantaran Malu Banyak Utang

Siswa Terperangkap Judol
Ilustrasi remaja beain judi slot online di hape. (Foto: Ist)

Siswa SMP Terperangkap Judol

Siswa SMP Terperangkap Judol
Ilustrasi remaja main judi slot online di hape. (Foto: Ist)

Nur menjelaskan, awalnya pelajar itu hanya bermain game online yang membutuhkan top up uang.

Namun, kebiasaan itu berubah menjadi kecanduan dan membuatnya mencoba permainan berbau judi.

Saat kekurangan dana, pelajar SMP ini mulai pinjam uang teman-temannya, hingga mencari jalan pintas lewat pinjol.

“Awalnya dari game online, lalu ketagihan sampai akhirnya terjerumus ke judol,” ucapnya.

Karena tidak mampu membayar utang, pelajar itu merasa malu dan memilih untuk tidak masuk sekolah. Hingga kini, utang tersebut belum dikembalikan.

Kasus ini menjadi yang pertama ditangani Disdikpora Kulon Progo terkait keterlibatan pelajar dengan pinjol dan judol.

Pihak dinas kini berkoordinasi dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) serta Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk membantu pemulihan psikologis pelajar tersebut.

Terkait kelanjutan pendidikannya, Nur memastikan pihaknya akan membantu agar sang pelajar tetap bisa melanjutkan sekolah.

“Kalau dipindahkan akan kami bantu prosesnya. Kalau tidak, bisa ikut program Kejar Paket B,” tutur Nur.

Kasus ini menjadi peringatan bagi orang tua dan sekolah agar lebih waspada terhadap aktivitas daring anak-anak mereka.

Godaan judi online dan pinjol kian mengincar kalangan pelajar yang rentan secara emosional dan ekonomi.

 

Ipl/Ft)