
Bagi Nurnisma, polemik seperti itu hal yang biasa di dunia politik. Sebab, inti dari persoalan tak hanya dari keinginan Anggota Dewan, tapi juga dari Pemko Solok dan usulan dari Musrenbang.
“Tarik menarik keinginan tersebut, tentu harus ada solusi dan harus menjembatani keinginan semua pihak,” ujarnya.
Soal Pokir yang disepakati dan ternyata dihilangkan dari hasil verifikasi Gubernur, Nurnisma menyebut dirinya sudah berkomunikasi dengan Walikota Solok Zul Elfian dan Pokir Anggota DPRD akan diakomodir di APBD Perubahan 2022.
“Janji Walikota, Pokir Anggota dewan akan diakomodir di APBD Perubahan 2022,” kata Nurnisma.
Kemudian, soal anggaran Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD ke luar negeri, Nurnisma menyebut hal itu merupakan anggaran cadangan.
“Bisa dipakai atau tidak dipakai, tergantung apakah ada agenda atau undangan kegiatan dari luar negeri,” katanya.
Nurnisma mengatakan dana itu selalu dianggarkan, bahkan setidaknya sudah 2 kali Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Solok ke luar negeri.
Berita terkait:
Ketua Fraksi Golkar Tanggapi Soal Penolakan Penyempurnaan APBD Kota Solok 2022




















