Gatot Ditemukan Tewas di Halaman Rumah

Penemuan Jasad Gatot yang Terkubur di Pekarangan Rumah

Jasad Gatot, seorang warga Dusun Nanggungan, Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, ditemukan terkubur di pekarangan samping rumah. Kejadian ini terjadi pada Rabu (15/7/2026), dua hari setelah ia dilaporkan hilang oleh istrinya. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Seksi Pemerintahan Desa Kaloran, Joko Hari Karyono.

Menurut keterangan Joko, istri Gatot melaporkan kehilangan suaminya. Ia mengatakan bahwa Gatot tidak diketahui keberadaannya sejak Senin (13/7/2026). Sebelum menghilang, warga juga sempat mendengar pertengkaran yang terjadi di rumah korban. Namun, karena menganggapnya sebagai urusan keluarga, warga tidak ikut campur atau melerai.

Mohammad Ali Ridho, warga sekitar, mengungkapkan bahwa ia sempat mendengar teriakan minta tolong dari arah rumah korban pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, rumah tersebut hanya dihuni oleh Gatot dan anak perempuannya serta kekasihnya. Anak perempuan korban berstatus sebagai anak angkat, sedangkan sang istri sedang bekerja dan biasanya pulang pada pukul 18.00 WIB.

Awalnya, keluarga berencana melaporkan hilangnya Gatot ke Polsek setempat. Namun rencana tersebut dibatalkan setelah muncul informasi bahwa Gatot disebut berada di Jombang, lalu berpindah ke Malang. Perubahan keterangan ini membuat warga semakin curiga. Joko menyatakan bahwa ia yakin Gatot tidak mungkin hilang karena kondisi kesehatannya normal, meskipun sedang terserang sakit paru-paru.

Warga yang curiga akhirnya mendatangi rumah Gatot untuk memastikan kondisinya. Di kediaman tersebut, lima warga disambut oleh adik ipar Gatot yang sedang menginap. Joko menuturkan bahwa keluarga ini dikenal tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar.

Setelah meminta izin, warga memeriksa bagian dalam rumah hingga area pekarangan. Mereka menemukan gundukan tanah yang terlihat baru diuruk di pekarangan samping rumah. Di atasnya terdapat susunan genting dan batang pohon pisang. Saat mendekati gundukan tersebut, warga mencium aroma tak sedap yang semakin menyengat. Mereka juga melihat bercak darah di dekat kamar mandi.

Warga tidak langsung membongkar gundukan itu. Mereka langsung menghubungi Polsek Ngronggot karena khawatir sesuatu yang tidak baik terjadi. Setelah menerima laporan, petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Polisi kemudian mengevakuasi jasad yang diduga adalah Gatot dari dalam gundukan tanah dan membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selama proses olah TKP berlangsung, garis polisi dipasang di sekitar lokasi. Sejumlah warga juga tampak memadati area kejadian untuk menyaksikan proses penanganan oleh petugas. Kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kematian korban serta memastikan seluruh rangkaian peristiwa dalam kasus tersebut.