Kendati begitu, ODP dan OTG positif yang banyak. Jumlah pemeriksaan di Sumbar sampai saat ini 0,43% dari jumlah penduduk, sedangkan data nasional jumlah pemeriksaan baru pada angka 0,084%.
“Pemeriksaan di Sumbar hampir menyerupai pemeriksaan di Korea Selatan,” kata Andani.
Terkait new normal, Andani menjelaskan terdapat 3 pilar utama menuju hidup baru yakni epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, serta pelayanan kesehatan.
Hal paling difokuskan saat ini adalah kapan akan sampai fase erupsi, dan bisakah memutus mata rantai sebelum erupsi.
“Fase erupsi terjadi jika orang positif Covid-19 bebas berkeliaran. Untuk itu, langkah antisipasi kita di Sumbar sudah cukup baik,” katanya.
Andani menyebutkan masalah utama Covid-19 bukan tingginya angka kematian, namun pada penyebaran yang sangat cepat dan tidak bisa dikendalikan.
Di Sumbar sendiri sudah bisa dikatakan dapat mengendalikan Covid-19 dengan baik.
“Berdasarkan langkah yang kita lakukan selama ini, Insya Allah Sumbar akan bisa memasuki fase tatanan kehidupan baru produktif dan aman Covid-19,” ujarnya.
Penulis: Niko Irawan
Editor: Erwin Syahril






















