Ini Profil Irman Yefri Adang, Politisi PAN Calon Wali Kota Solok 2020

Wakil Ketua

Di dunia politik dan kemasyarakatan di Kota Solok, suami dari Nila Damairia, A.Md, tersebut dikenal sebagai sosok yang sangat supel dengan karakter yang kuat.

Sejak jadi pedagang di Pasaraya Solok, kemudian bergabung dengan PAN hingga dua periode terpilih menjadi Anggota DPRD Kota Solok, belum sekalipun Adang terlibat konflik, perang komentar, bermanuver politik dengan siapapun. Baik di internal partai, sesama anggota DPRD, dengan mitra eksekutif Pemko Solok, ataupun dengan masyarakat.

“Itu karakter dan sifat saya sejak lahir. Saya ingin berteman dengan siapa saja. Bagi saya, kejujuran paling utama, jujur pada diri sendiri. Setiap manusia adalah pribadi yang unik. Memiliki kelebihan dan kekurangan, serta alasan melakukan sesuatu,”

“Tapi, yakinlah, nasib dan apapun yang kita peroleh, sudah digariskan Allah, kita tinggal menjalaninya. Karena itu, jujurlah pada diri sendiri dan orang lain. Jangan bertindak hal yang tak sesuai dengan karakter dan kepribadian,” ujarnya.

Adang memulai pengabdiannya di Kota Solok saat dipilih menjadi Ketua Pemuda Kelurahan Pasar Pandan Air Mati (PPA), Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok, periode 1998-2002 dan 2002-2006. Menjadi Ketua Pemuda di etalase dan pusat perekonomian Kota Solok tentu bukan sesuatu yang mudah.

Pasaraya Solok, yang menjadi urat nadi ekonomi bagi warga Kota Solok, Kabupaten Solok dan daerah lainnya di Sumbar, tentu berhias dengan konflik, ketegangan, kriminalitas, bahkan kepentingan politis. Namun, stabilitas itu bisa dijaga, terbukti, Adang terpilih 2 periode.

Pertemanan Adang semakin meluas, karena saat menjadi Ketua Pemuda PPA, dirinya juga diajak bergabung dengan berbagai organisasi sosial kemasyarakatan.

Seperti Asosiasi Pedagang Pasar, Pemuda Pancasila, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), dan organisasi lainnya. Semakin banyak teman, nama Adang semakin dikenal.

Tahun 2006, Adang mengambil keputusan yang sangat monumental dalam hidupnya. Wendra Amir, yang saat itu menjabat Sekretaris DPD PAN Kota Solok, mengajaknya bergabung ke partai berlambang matahari.

Berbekal pendidikan ilmu hukum (SH) dari Universitas Andalas, Adang didaulat menjadi Ketua Divisi Hukum dan Hubungan Masyarakat DPD PAN Kota Solok yang saat itu dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Solok, Burhanis Syarif.