JKA Temui Ridwan Bae Soal Anggaran Rp204 M: Akhiri Ketidakpastian Masyarakat

Komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam Pemulihan Pasca-Bencana

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat proses pemulihan pasca-bencana. Salah satu langkah strategis yang dilakukan oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), adalah dengan menggelar audiensi bersama Ridwan Bae di Jakarta. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk menyampaikan proposal pembangunan infrastruktur prioritas yang sangat dibutuhkan masyarakat terdampak bencana.

Proposal Pembangunan Infrastruktur Prioritas

Dalam pertemuan tersebut, fokus utamanya adalah penyerahan proposal pembangunan infrastruktur yang mencakup jalan, jembatan, serta saluran irigasi. Selain itu, usulan penyediaan lahan untuk pembangunan hunian tetap (huntap) juga diajukan. Total anggaran yang diajukan mencapai Rp204 miliar. Dalam suasana diskusi yang hangat dan konstruktif, Bupati JKA menegaskan bahwa langkah jemput bola ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah daerah untuk memastikan percepatan pemulihan tidak berjalan lambat akibat keterbatasan fiskal daerah.

“Kami tidak ingin masyarakat terlalu lama hidup dalam ketidakpastian pascabencana. Infrastruktur yang rusak harus segera dibangun kembali, dan yang paling penting, masyarakat harus segera mendapatkan hunian tetap yang layak dan aman,” tegas JKA.

Keberlanjutan dan Harapan Masyarakat

Bupati JKA menambahkan bahwa kebutuhan pembangunan yang diajukan bukan sekadar angka, melainkan representasi dari harapan ribuan masyarakat yang terdampak langsung oleh bencana. Anggaran Rp204 miliar ini adalah kebutuhan riil di lapangan. Ini menyangkut akses jalan masyarakat, konektivitas antarwilayah, produktivitas pertanian melalui irigasi, hingga kepastian tempat tinggal bagi korban. Kami berharap dukungan penuh dari Komisi V DPR RI agar usulan ini bisa segera direalisasikan.

Infrastruktur sebagai Fondasi Masa Depan

Selain itu, Bupati JKA juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pemulihan, tetapi juga sebagai fondasi untuk meningkatkan daya saing daerah ke depan. “Kami ingin bangkit lebih kuat. Infrastruktur yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka akses wilayah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sinergi antara Daerah dan Pusat

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, termasuk DPR RI, menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan, terutama di daerah yang tengah menghadapi tantangan pascabencana. Langkah aktif Bupati JKA ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman tidak tinggal diam, melainkan terus bergerak cepat, menjemput peluang, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat hingga ke tingkat pusat.