Israel Serang Teheran, Iran Hajar Pabrik Air Bahrain – UEA

Israel Serang Teheran
Kobaran api membubung di atas fasilitas kilang minyak di Teherang, Sabtu malam (7/3/2026). (Foto: APNews)

Patrolmedia, Teheran – Eskalasi konflik di Timur Tengah semakin tak terkendali. Israel dilaporkan meluncurkan serangan udara besar-besaran yang menyasar fasilitas penyimpanan minyak di Teheran hingga wilayah Lebanon.

Tak tinggal diam, Iran dituduh melakukan serangan balasan ke Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain.

Dilansir Associated Press, Minggu (8/3/2026), langit Teheran diselimuti asap tebal pada Minggu waktu setempat.

Video yang beredar menunjukkan kobaran api besar menerangi langit malam setelah fasilitas penyimpanan minyak dihantam rudal Israel.

Ini menjadi momen pertama fasilitas industri sipil menjadi sasaran langsung dalam perang ini.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyebut serangan ini barulah permulaan.

Ia menjanjikan bakal ada “banyak kejutan” pada fase konflik berikutnya.

Di sisi lain, ketegangan meluas ke sektor infrastruktur vital.

Iran dituding menyerang pabrik desalinasi (pengolahan air laut) di Bahrain.

Serangan ini menjadi sangat krusial mengingat fasilitas tersebut adalah tumpuan pasokan air minum di wilayah gurun Teluk Persia.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan serangan terhadap infrastruktur sipil diawali oleh Amerika Serikat.

Ia mengatakan jet tempur AS sebelumnya merusak pabrik desalinasi Iran di Pulau Qeshm.

“AS yang menciptakan preseden ini (menyerang fasilitas air), bukan Iran,” tegas Araghchi memperingatkan.

Perang yang kian meluas ini mulai berdampak fatal pada dunia internasional.

Tak hanya mengganggu jalur penerbangan udara, konflik ini juga memicu gejolak di pasar global, terutama sektor energi.

Kepemimpinan Iran kini dianggap sedang berada dalam posisi terjepit akibat rentetan ratusan serangan udara yang dilancarkan militer Israel dan AS.

 

(Ipl/Ft)