
Seluruh warga yang terjaring razia langsung diangkut ke Mapolda Kepri beserta barang bukti yang ditemukan di lokasi.
Petugas menyiagakan tim medis untuk di tes urine secara menyeluruh.
Polisi tengah mendalami sejauh mana keterlibatan mereka, baik sebagai pengguna aktif maupun bagian dari sindikat peredaran gelap.
Hasil pemeriksaan urine ini bakal menjadi penentu proses hukum selanjutnya.
Nona mengatakan, Polda Kepri tidak cuma berfokus pada penindakan hukum secara represif, tetapi juga mengedepankan langkah preventif dan edukasi.
Operasi serupa bakal terus digelar secara kontinyu di lokasi-lokasi yang terindikasi rawan narkoba.
Nona juga mengimbau warga Batam untuk ikut aktif menjaga lingkungan dari bahaya barang haram tersebut.
“Jika melihat atau mencurigai aktivitas peredaran narkoba, masyarakat diminta tak ragu melapor melalui Layanan Kepolisian 110 yang aktif 24 jam gratis,” pungkasnya.
Editor: Erwin Syahril






















