Abdul Kadir Uswanas Pimpin HIPMI Maluku Utara Periode 2026-2029, Fokus pada Penguatan Organisasi dan Pemberdayaan Pengusaha Muda
Maluku Utara — Dalam suasana kekeluargaan dan semangat persatuan, Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku Utara tahun 2026 telah berhasil memilih Abdul Kadir Uswanas sebagai Ketua Umum periode 2026–2029. Terpilihnya Abdul Kadir, yang akrab disapa Dedi, menandai babak baru bagi organisasi pengusaha muda terbesar di provinsi ini, dengan harapan besar untuk membawa HIPMI Maluku Utara menuju masa depan yang lebih solid dan progresif.
Proses pemilihan yang berlangsung di Hotel Bela Ternate pada Selasa, Juni 2026, berjalan lancar. Abdul Kadir Uswanas ditetapkan sebagai Ketua Umum setelah satu-satunya pesaingnya, Ronald Reagen, memutuskan untuk mengundurkan diri dari pencalonan. Keputusan ini disambut positif oleh seluruh peserta Musdalub, yang melihatnya sebagai cerminan kedewasaan organisasi dan komitmen bersama untuk kemajuan HIPMI Maluku Utara.
Menyikapi amanah yang diberikan, Abdul Kadir Uswanas menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh kader HIPMI Maluku Utara. Ia menekankan bahwa keberhasilannya bukanlah kemenangan pribadi, melainkan kemenangan seluruh keluarga besar HIPMI.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar HIPMI Maluku Utara. Terpilihnya saya hari ini bukanlah kemenangan pribadi, melainkan kemenangan seluruh kader HIPMI,” ujar Abdul Kadir Uswanas.
Ia menambahkan bahwa proses Musdalub ini menjadi bukti nyata komitmen HIPMI Maluku Utara dalam menjaga soliditas organisasi dan semangat kolaborasi di antara para anggotanya. Abdul Kadir juga memberikan apresiasi tinggi kepada Ronald Reagen atas sikap kenegarawanan dan komitmennya dalam menjaga persatuan organisasi.
Menyatukan Visi, Membangun HIPMI yang Solid
Pasca Musdalub, Abdul Kadir Uswanas menyerukan agar seluruh sekat pendukung dan perbedaan pilihan yang mungkin timbul selama proses pencalonan segera ditinggalkan. Ia secara tegas menyatakan bahwa kini hanya ada satu HIPMI Maluku Utara.
“Hari ini tidak ada lagi kubu-kubu. Yang ada adalah satu HIPMI Maluku Utara. Saya mengajak seluruh kader, senior, dan pengurus di semua tingkatan untuk bergandengan tangan, menyatukan energi dan gagasan demi membangun organisasi yang lebih kuat dan bermanfaat bagi pengusaha muda,” serunya.
Dengan mengusung semangat “HIPMI Malut BERDEDIKASI”, Abdul Kadir berkomitmen untuk menjadikan BPD HIPMI Maluku Utara sebagai rumah besar yang inklusif dan kolaboratif. Tujuannya adalah untuk mencetak generasi pengusaha muda yang tangguh, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi di kancah regional maupun nasional.
Fokus Kepemimpinan: Penguatan Organisasi dan Pemberdayaan Anggota
Kepemimpinan Abdul Kadir Uswanas ke depan akan difokuskan pada beberapa pilar utama yang dirancang untuk memperkuat fondasi organisasi dan meningkatkan kapasitas seluruh anggotanya. Pilar-pilar tersebut meliputi:
- Penguatan Struktur Organisasi: Memastikan HIPMI Maluku Utara memiliki tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel di semua tingkatan. Ini termasuk konsolidasi internal dan peningkatan efektivitas kepengurusan.
- Peningkatan Kapasitas Anggota: Mengembangkan program-program pelatihan, workshop, dan pendampingan yang relevan untuk meningkatkan keterampilan bisnis, manajemen, dan literasi keuangan para pengusaha muda. Tujuannya adalah agar mereka lebih siap menghadapi tantangan pasar yang dinamis.
- Perluasan Jaringan Usaha: Membuka dan memperluas akses bagi anggota HIPMI terhadap peluang bisnis baru, baik di tingkat lokal, regional, maupun nasional. Ini juga mencakup fasilitasi dalam membangun kemitraan strategis antar anggota dan dengan pelaku usaha lainnya.
- Penciptaan Pengusaha Muda Baru: Mendorong lahirnya wirausaha-wirausaha baru di Maluku Utara melalui program inkubasi bisnis, pendampingan ide bisnis, dan akses permodalan. HIPMI ditargetkan menjadi garda terdepan dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang positif.
- Penguatan Kemitraan Strategis: Menjalin sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah, lembaga keuangan, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya. Kemitraan ini penting untuk menciptakan kebijakan yang mendukung pertumbuhan UMKM dan pengusaha muda, serta memastikan program-program HIPMI selaras dengan pembangunan ekonomi daerah.
Abdul Kadir menegaskan bahwa HIPMI harus mampu menjadi motor penggerak utama dalam melahirkan generasi pengusaha muda yang andal di Maluku Utara. Organisasi ini diharapkan tidak hanya besar secara nama, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan secara keseluruhan mendorong kemajuan ekonomi di Maluku Utara.
Musdalub BPD HIPMI Maluku Utara 2026 diharapkan menjadi titik tolak yang membangkitkan semangat baru bagi seluruh kader. Dengan bersatu padu, HIPMI Maluku Utara diharapkan dapat menjadi organisasi yang lebih solid, progresif, dan berorientasi pada masa depan yang cerah bagi para pengusaha muda di provinsi ini.
“Saatnya bersatu, saatnya bergerak, saatnya berkarya. HIPMI Malut BERDEDIKASI untuk kemajuan pengusaha muda dan kemajuan Maluku Utara,” tutup Abdul Kadir Uswanas, menggarisbawahi optimisme dan tekadnya untuk membawa HIPMI Maluku Utara ke level yang lebih tinggi.






















