Local  

Operasi ilegal Dishub Palembang menyebabkan kecelakaan, Ratu Dewa marah

Wali Kota Palembang Tegaskan Evaluasi Menyeluruh terhadap Dishub

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyatakan kekecewaannya terhadap kejadian viral kecelakaan beruntun yang diduga disebabkan oleh razia ilegal yang dilakukan oleh oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) beberapa waktu lalu. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh jajaran di dalam Dishub Palembang.

Ratu Dewa menjelaskan bahwa evaluasi ini tidak hanya fokus pada personel di lapangan, tetapi juga mencakup seluruh struktur organisasi internal Dishub. “Saya akan mengevaluasi seluruh jajaran, mulai dari Kepala Dinas, pejabat administrator hingga petugas di lapangan tanpa terkecuali. Tujuannya adalah memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali karena menyangkut keselamatan masyarakat dan kredibilitas instansi,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim internal, terdapat indikasi kuat pelanggaran prosedur operasional standar (SOP) dalam kegiatan yang dilakukan para oknum petugas tersebut. Oleh karena itu, Pemkot Palembang mengambil langkah tegas sebagai bentuk pertanggungjawaban publik.

Ratu Dewa mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sanksi berat bagi mereka yang terbukti bersalah. Setidaknya, ada lima orang petugas yang diusulkan untuk dijatuhi sanksi pemberhentian, dari total 19 anggota yang diduga terlibat. Sisanya akan diberikan sanksi administrasi.

“Sudah ada usulan sanksi lima orang untuk pemecatan. Mereka dinilai melakukan pelanggaran berat yang mengakibatkan kerugian,” ujarnya. Namun, ia menambahkan bahwa karena para petugas tersebut merupakan PPPK, maka diperlukan persetujuan teknis oleh BKN (Badan Kepegawaian Negara) Regional 7.

“Jika sudah ada persetujuan teknis maka akan saya tandatangani,” ungkapnya.

Video Kecelakaan Beruntun Viral di Media Sosial

Sebelumnya, sebuah video kecelakaan beruntun di Palembang menjadi viral di media sosial setelah diduga dipicu oleh aktivitas razia kendaraan oleh oknum Dishub yang dilakukan di lokasi yang tidak semestinya dan tanpa surat perintah resmi. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap tindakan yang dilakukan oleh aparat terkait.

Langkah Tegas Pemkot Palembang

Pemkot Palembang berkomitmen untuk memberikan sanksi tegas kepada oknum petugas yang terlibat dalam kejadian tersebut. Selain itu, pihaknya juga berupaya untuk memperbaiki sistem pengawasan dan pengelolaan operasional di Dishub agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Ratu Dewa menekankan pentingnya kesadaran akan SOP dalam setiap tindakan yang dilakukan oleh petugas. Hal ini bertujuan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik serta menjunjung tinggi keselamatan warga.

Proses Penyelesaian Sanksi

Proses penyelesaian sanksi terhadap lima petugas yang diusulkan untuk pemecatan masih dalam tahap persetujuan teknis dari BKN Regional 7. Setelah mendapatkan persetujuan, Ratu Dewa akan segera menandatangani keputusan tersebut.

Selain itu, pihaknya juga berencana untuk meningkatkan koordinasi antara Dishub dengan instansi lain guna memastikan kegiatan razia dilakukan sesuai aturan dan memiliki surat perintah resmi.

Kesimpulan

Kejadian viral kecelakaan beruntun yang diduga disebabkan oleh razia ilegal oleh oknum petugas Dishub telah menjadi perhatian serius bagi Pemkot Palembang. Ratu Dewa menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau dan menindaklanjuti segala bentuk pelanggaran yang terjadi. Dengan langkah-langkah tegas dan evaluasi menyeluruh, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik di Palembang.