Hukum  

Resah Didatangi Debt Collector Tagih Kredit Kendaraan, Warga Batam Lapor 110

Warga Batam
Personel Polsek Batam Kota mendatangi keluhan warga Belian yang resah didatangi debt collector terkait penagihan kredit motor. (Foto: Ist)

Patrolmedia, Batam – Polsek Batam Kota merespons laporan warga Batam terkait kedatangan sejumlah debt collector di Perumahan Bida Asri 2, Kelurahan Belian, Rabu (25/2/2026).

Polisi turun ke lokasi guna mencegah terjadinya keributan dan tindakan main hakim sendiri.

Ps Kapolsek Batam Kota AKP Benny Syahrizal memimpin langsung personelnya menuju lokasi setelah menerima laporan melalui Call Center 110.

Laporan diketahui berasal dari seorang warga bernama Hendri yang merasa resah atas aktivitas penagihan kredit kendaraan di kediamannya.

“Begitu menerima laporan melalui Call Center 110, personel Patroli Batara Biru bersama unit Opsnal Reskrim dan piket SPK langsung bergerak cepat ke TKP di Blok G-4 Nomor 01,” kata AKP Benny Syahrizal dalam keterangannya, Rabu (25/2/2026).

Setibanya di lokasi, polisi memantau situasi dan mengumpulkan informasi.

Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada tindakan melanggar hukum, baik dari pihak penagih maupun pihak debitur.

Benny mengimbau agar kedua belah pihak menyelesaikan sengketa secara humanis dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kami mengimbau semua pihak untuk mengedepankan cara-cara yang baik. Jangan sampai ada aksi main hakim sendiri yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” tegas Benny.

Menurut Bennyy, kehadiran pihaknya di tengah pemukiman warga ini disebut sebagai bagian dari komitmen Polsek Batam Kota Polresta Barelang dalam memberikan pelayanan prima.

Selain menindaklanjuti laporan, hal ini merupakan langkah preventif untuk meminimalisir potensi konflik fisik.

“Kehadiran personel di lapangan bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga. Kami ingin memastikan situasi di lingkungan masyarakat tetap kondusif,” tambahnya.

Warga yang mau melapor jika menemukan kejadian serupa atau potensi gangguan keamanan lainnya, bisa kontak ke Call Center 110. (Iwan)