Hukum  

Razia di Batam, 86 Kendaraan Kena Jaring Dalam Operasi Keselamatan Seligi 2026

Razia di Batam
Puluhan motor terjaring dalam razia operasi keselamatan Seligi 2026 di Batam. (Foto: Ist)

Patrolmedia, Batam – Sebanyak 86 unit kendaraan roda 2 dan roda diamankan Satlantas Polresta Barelang saat razia di Batam.

Puluhan kendaraan tersebut kena jaring lantaran kedapatan melanggar aturan lalu lintas.

Razia gabungan Operasi Keselamatan Seligi 2026 ini digelar di depan Kantor Dinas Perhubungan Kota Batam pada Kamis (12/2/2026) sore, mulai pukul 15.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Selain kendaraan, polantas juga menyita puluhan dokumen berkendara.

“Kami mengamankan 86 kendaraan motor dan mobil. Selain itu, ada 27 STNK dan 13 SIM yang turut diamankan karena tidak lengkap sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, dalam keterangannya, Jumat (13/2/2026).

Razia di Batam ini, polisi tak sepenuhnya memakai tilang manual konvensional, tapi juga mengandalkan teknologi ETLE Mobile Handheld.

Polantas memotret pelanggar menggunakan perangkat khusus yang terintegrasi secara nasional.

Kompol Afiditya menjelaskan, metode ini diterapkan untuk meningkatkan efektivitas penindakan secara profesional dan transparan.

“Ini bentuk sinergitas antara Satlantas, Dishub Batam, dan unsur terkait. Tujuannya untuk mendorong masyarakat agar lebih disiplin, baik dari sisi administrasi kendaraan maupun kepatuhan di jalan,” jelasnya.

Afiditya menekankan Operasi Keselamatan Seligi 2026 ini bukan semata-mata soal penegakan hukum atau penindakan, melainkan ada unsur edukasi di dalamnya.

“Ini upaya edukatif agar kita bersama menjaga ketertiban. Kepatuhan aturan itu tanggung jawab bersama demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain,” imbuhnya.

Sejauh ini, razia di Batam berjalan lancar dan kondusif.

Polresta Barelang masih rutin merazia kendaraan warga Batam secara kontinyu untuk menerapkan budaya tertib lalu lintas di jalan raya.

“Kami ingin menciptakan situasi kamseltibcarlantas yang kondusif dan terkendali di Batam,” pungkasnya. (Erwin)