PAM JAYA: 1.849 Wanita Donor Darah Antusias

Panbil Mall

Semangat Perempuan Peduli, Berbagi Kehidupan Lewat Aksi Donor Darah PAM JAYA 2025

Perusahaan Air Minum (PAM) JAYA kembali menunjukkan komitmennya terhadap aksi sosial dengan menggelar kegiatan donor darah serentak di seluruh wilayah DKI Jakarta. Acara yang mengusung tema “Perempuan Peduli, Perempuan Menginspirasi” ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan Hari Ibu dan HUT ke-103 PAM JAYA, tetapi juga menjadi wadah bagi perempuan Jakarta untuk menunjukkan kepedulian dan keberanian mereka dalam berbagi kehidupan.

Antusiasme peserta perempuan sungguh luar biasa. Sebanyak 1.849 perempuan telah mendaftar, melampaui target awal yang ditetapkan sebesar 1.500 peserta. Angka ini mencerminkan tingginya kesadaran dan keinginan untuk berkontribusi dalam aksi kemanusiaan yang berharga ini.

Kegiatan donor darah ini dilaksanakan secara bertahap di lima kota administrasi dan satu kabupaten/kota di Provinsi DKI Jakarta. Pada hari pertama pelaksanaan, Rabu, 24 Desember 2025, tercatat sebanyak 624 pendonor perempuan berhasil lolos melakukan donor. Rinciannya adalah sebagai berikut:

  • Jakarta Pusat: 250 pendonor
  • Jakarta Barat: 136 pendonor
  • Jakarta Utara: 238 pendonor

Setelah kesuksesan di tiga wilayah tersebut, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan di Jakarta Selatan dan Kepulauan Seribu pada tanggal 27 Desember 2025. Puncak kegiatan akan ditutup di Jakarta Timur pada tanggal 28 Desember 2025, menandai akhir dari serangkaian aksi mulia ini.

Lebih dari Sekadar Aksi Sosial

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menegaskan bahwa kegiatan donor darah ini memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar aksi sosial biasa. “Ini adalah wujud nyata kepedulian dan keberanian perempuan untuk berbagi kehidupan kepada sesama,” ujar Arief. Ia sangat mengapresiasi antusiasme luar biasa dari para peserta dan seluruh pihak yang terlibat, serta berharap semangat kebaikan ini terus tumbuh, menginspirasi, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Jakarta.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari berbagai tokoh penting. Pada hari pertama pelaksanaan, istri Gubernur DKI Jakarta, Hani Pramono Anung, dan istri Wakil Gubernur DKI Jakarta, Dewi Rano Karno, turut hadir. Kehadiran mereka tidak hanya sebagai pembuka acara, tetapi keduanya juga secara langsung terlibat sebagai pendonor darah di Kantor Pusat PAM JAYA, Jakarta Pusat.

Hani Pramono Anung mengapresiasi inisiatif PAM JAYA ini sebagai bentuk nyata kepedulian perempuan dalam aksi kemanusiaan. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut, yang sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antarkomunitas perempuan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Kolaborasi Kuat untuk Kemanusiaan

Keberhasilan kegiatan donor darah PAM JAYA 2025 tidak lepas dari dukungan kuat dari berbagai pihak. Selain antusiasme peserta, kolaborasi yang solid menjadi kunci utama kelancaran acara. Organisasi-organisasi berikut turut berperan aktif dalam perencanaan, koordinasi, pengumpulan, serta mobilisasi peserta, memastikan pelaksanaan donor darah berjalan tertib, aman, dan optimal:

  • Daya Wanita PAM JAYA: Organisasi internal yang menjadi motor penggerak dalam mobilisasi dan koordinasi internal.
  • Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi DKI Jakarta: Jaringan luas PKK terbukti efektif dalam menjangkau dan mengumpulkan peserta dari berbagai lapisan masyarakat.
  • Komunitas Kebaya Jakarta: Keikutsertaan komunitas ini menunjukkan keberagaman peserta dan semangat kebersamaan dalam aksi berbagi.

Melalui kegiatan ini, PAM JAYA berharap donor darah tidak hanya dipandang sebagai aksi sosial semata, tetapi juga menjadi simbol kekuatan perempuan, wujud kepedulian yang mendalam, serta semangat berbagi yang terus menyala di antara sesama. PAM JAYA terus mengajak masyarakat, khususnya komunitas perempuan di wilayah pelaksanaan berikutnya, untuk turut serta berpartisipasi dan menyukseskan Donor Darah PAM JAYA 2025. Setiap tetes darah yang disumbangkan memiliki arti penting dan dapat menyelamatkan nyawa.