Dea Annisa: Dituding Sapi Perah Sejak Kecil, Rela Tunda Nikah Demi Keluarga

Panbil Mall

Dea Annisa Luruskan Kabar “Sapi Perah Keluarga” dan Penundaan Pernikahan

Nama Dea Annisa, yang dikenal luas sejak era artis cilik, kembali mencuri perhatian publik. Namun, kali ini bukan karena proyek hiburan terbarunya, melainkan sebuah kisah personal yang mengharukan sekaligus menimbulkan simpati. Perbincangan hangat ini bermula dari sebuah tayangan emosional di kanal YouTube DMITV, di mana sang ibu, Masayu Chairini, tak mampu menahan air mata saat menceritakan perjuangan putrinya.

Dalam momen yang terekam tersebut, Masayu Chairini dengan suara bergetar mengungkapkan sisi lain Dea Annisa yang jarang diketahui publik. Di balik parasnya yang selalu tampak ceria di layar kaca, Dea ternyata memikul tanggung jawab yang sangat berat. Sang ibu membeberkan bahwa Dea rela mengesampingkan kepentingan pribadinya demi menopang kebutuhan keluarga. Lebih dramatis lagi, keinginan Dea untuk menikah pun terpaksa ditunda demi memenuhi amanah besar yang dipikulnya.

Tangis Masayu Chairini semakin deras saat mengenang pengorbanan sang putri. Ia menceritakan bagaimana Dea telah berjuang menjadi tulang punggung keluarga sejak usia belia. Bukan hanya memikirkan dirinya sendiri, Dea bahkan turut menanggung dan memastikan kebutuhan kakak-kakaknya terpenuhi hingga tuntas. “Dia tanggung jawab ke kakak-kakaknya sampai selesai. Sampai tahun kemarin adiknya selesai,” ucap Masayu dengan nada penuh emosi, menambahkan, “Egonya dia kesampingkan semua.”

Pernyataan sang ibu yang beredar luas ini sontak menimbulkan spekulasi dan narasi di masyarakat, bahkan ada yang menganggap Dea sebagai “sapi perah” keluarga. Menanggapi berbagai penafsiran yang muncul, Dea Annisa akhirnya angkat bicara untuk meluruskan berbagai kesalahpahaman tersebut.

Klarifikasi Dea Annisa: Bukan Beban, Melainkan Bakti

Dalam sebuah kesempatan wawancara di salah satu podcast, Dea mengaku sempat terkejut dengan viralnya pernyataan ibunya. Ia menjelaskan bahwa apa yang diungkapkan oleh Masayu Chairini merupakan bentuk luapan emosi dan kebanggaan seorang ibu terhadap anaknya. Namun, ia mengakui bahwa beberapa kata yang diucapkan ibunya mungkin disalahartikan oleh publik.

“Quite shocking sih, karena mamaku sebenarnya nggak nyangka kan segitu viralnya. Mungkin karena dia bangga sama anaknya, jadi banyak kata-kata yang penggunaan katanya salah saja sih,” ujar Dea dalam video YouTube Melaney Ricardo.

Artis yang kini telah berusia 30 tahun itu dengan tegas membantah anggapan bahwa dirinya adalah satu-satunya pencari nafkah utama dalam keluarga. Dea juga mengklarifikasi bahwa kakak-kakaknya bukanlah sosok yang hanya berpangku tangan kepadanya.

  • “Kakak-kakakku semuanya kerja dari dulu. Dan saat aku pun nggak ada kerjaan, mereka yang membantu aku paling pertama. Mereka jadi tameng pertama aku,” tegas Dea.

Bagi Dea, segala upaya yang telah ia lakukan selama ini bukanlah sebuah beban yang memberatkannya. Ia memandang semua itu sebagai bentuk bakti seorang anak kepada orang tua dan manifestasi rasa sayang antar saudara.

Alasan Belum Menikah di Usia 30: Mencari yang Tepat dan Restu Ibu

Isu mengenai penundaan pernikahan Dea Annisa demi membiayai keluarga juga menjadi sorotan. Dea kembali memberikan klarifikasi mendalam mengenai hal ini. Ia menegaskan bahwa alasan dirinya belum menikah hingga usia 30 tahun bukanlah karena tanggung jawab finansial keluarga, melainkan murni karena proses pencarian sosok pasangan yang tepat.

  • “Kalau ada yang bilang Dea 30 tahun belum nikah karena membiayai keluarga, itu salah banget! Karena emang nyari orang yang tepat,” jelas Dea.

Lebih lanjut, Dea menekankan betapa pentingnya restu dari sang ibu dalam setiap keputusan hidupnya, termasuk dalam urusan percintaan. Ia meyakini bahwa doa orang tua memiliki kekuatan yang luar biasa di sisi Tuhan.

  • “Doa orang tua tuh paling manjur, paling didengar sama Tuhan. Kalau mama tidak setuju, pasti ada yang salah sama orang ini,” pungkasnya.

Kini, Dea Annisa mengaku telah memiliki kekasih dan berencana untuk melangkah ke jenjang hubungan yang lebih serius dalam waktu dekat. Keputusannya ini tentu disambut baik oleh para penggemarnya yang senantiasa mendoakan kebahagiaan sang idola. Kisah Dea Annisa menjadi pengingat bahwa di balik sorotan publik, setiap individu memiliki perjalanan hidup dan prioritasnya masing-masing yang layak untuk dipahami dengan bijak.