Doa 100 Musisi untuk Korban Banjir Sumatra

Seniman Indonesia Bersatu Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatera

Duka mendalam menyelimuti masyarakat Sumatera akibat musibah banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa provinsi. Dalam menghadapi cobaan ini, semangat kepedulian dan solidaritas mulai mengalir dari berbagai kalangan, termasuk para insan seni Tanah Air. Salah satu bentuk nyata dari kepedulian tersebut ditunjukkan oleh penyanyi ternama, Elfonda Mekel, yang akrab disapa Once. Ia turut ambil bagian dalam sebuah acara penggalangan donasi bertajuk “100 Musisi Heal Sumatra”, sebuah inisiatif mulia yang bertujuan untuk meringankan beban para korban bencana.

Acara yang diselenggarakan di Avenue of The Stars, Lippo Mal Kemang, Jakarta Selatan, pada Selasa (16/12/2025) ini, menjadi saksi bisu dari kebersamaan para musisi dan penyanyi Indonesia. Mereka bersatu padu, menyumbangkan suara dan karya mereka demi menggalang dana kemanusiaan.

Doa dan Harapan untuk Saudara di Sumatera

Dalam keterangannya di sela-sela acara, Once menyampaikan doa tulusnya untuk para korban bencana di Sumatera. Ia secara khusus memberikan perhatian kepada anak-anak yang juga terdampak langsung oleh musibah ini.

“Ya, kami semua, saya dan teman-teman, khususnya para musisi dan penyanyi, mendoakan semoga saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air di Sumatera bisa terbantu oleh banyak gerakan yang positif,” ujar Once dengan penuh empati.

Lebih lanjut, Once berharap agar semangat para korban, terutama anak-anak, tetap terjaga di tengah kesulitan yang mereka hadapi.

  • “Dan tetap semangat di sana, khususnya anak-anak. Tetap semangat, tetap bisa bermain, dan kesehatannya tetap terjaga. Semoga kita bisa membangun semuanya kembali ke depannya,” tambahnya, menggarisbawahi pentingnya optimisme dan pemulihan.

Niat Mulia yang Tertunda

Once mengungkapkan bahwa ia sempat memiliki keinginan kuat untuk datang langsung ke Sumatera, melihat kondisi para korban secara langsung, dan memberikan hiburan di tengah kepedihan mereka. Namun, kesibukan jadwal yang padat membuatnya belum dapat mewujudkan niat tersebut.

“Kebetulan sempat kepikiran begitu untuk ke sana, tapi belum bisa karena masih ada banyak kegiatan di sini,” jelas Once, menunjukkan komitmennya meskipun terhalang jarak dan waktu.

Meskipun belum dapat hadir secara fisik, kehadiran dan dukungannya melalui acara ini tetap memberikan makna besar bagi para korban.

Apresiasi Terhadap Gerakan Solidaritas

Dalam kesempatan yang sama, Once memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan penggalangan donasi yang diinisiasi oleh “100 Musisi Heal Sumatra”. Ia menilai langkah ini sebagai sebuah gerakan yang sangat positif dan krusial, mengingat tujuannya yang mulia untuk membantu banyak orang, khususnya para korban banjir dan tanah longsor di Sumatera.

Once meyakini bahwa antusiasme masyarakat luas dan para donatur yang turut serta dalam acara ini akan menjadi kekuatan dahsyat yang mampu meringankan beban para korban bencana.

“Saya yakin banyak yang menyumbang, dan yang datang pun ikut berkontribusi. Jadi kita sama-sama menjadi satu kekuatan untuk membantu banyak orang. Semoga ini berarti,” ungkapnya, penuh keyakinan akan dampak positif dari kebersamaan.

Gambaran Situasi Bencana di Sumatera

Sebagai informasi tambahan, situasi di Sumatera pasca-bencana banjir dan tanah longsor memang memprihatinkan. Berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga tanggal 14 Desember 2025, jumlah korban jiwa akibat musibah ini telah mencapai angka yang signifikan, yaitu 1.030 orang. Selain itu, sebanyak 206 orang lainnya dilaporkan masih dalam status hilang, menambah daftar duka bagi keluarga yang ditinggalkan.

Para korban tersebut tersebar di tiga provinsi yang paling parah terdampak, yaitu:

  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Sumatera Barat

Musibah ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan, pencegahan, dan solidaritas sosial dalam menghadapi bencana alam yang semakin sering terjadi. Gerakan seperti “100 Musisi Heal Sumatra” menjadi mercusuar harapan, menunjukkan bahwa di tengah kesulitan, semangat kemanusiaan akan selalu menyala.