Merayakan Tahun Baru: Cinta Brian Pilih Kehangatan Keluarga daripada Keramaian
Bagi sebagian besar orang, perayaan malam pergantian tahun identik dengan keramaian, hingar bingar pesta, dan lautan manusia di titik-titik strategis yang memamerkan kembang api spektakuler. Namun, pandangan ini tampaknya sangat berbeda bagi aktor muda berbakat, Cinta Brian. Alih-alih memburu tempat-tempat ikonik yang dipadati pengunjung, Cinta justru menemukan kenyamanan dan kebahagiaan dalam kesederhanaan, memilih untuk menghabiskan momen pergantian tahun dengan suasana yang lebih privat dan intim.
Keputusan Cinta Brian untuk menghindari keramaian bukanlah tanpa alasan. Ia mengaku memiliki ketidaknyamanan yang signifikan ketika berada di tengah kerumunan orang. Sifat pekerjaannya yang seringkali mengharuskannya berinteraksi dengan banyak orang justru membuat momen-momen pribadi seperti perayaan tahun baru menjadi waktu yang tepat untuk mencari ketenangan. “Memang aku kerjanya kayak gini, ketemu orang banyak. Cuman kalau crowded itu benar-benar buat aku stressful,” ungkapnya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan. Pengakuan ini menyoroti sisi personalnya yang kontras dengan citra publiknya sebagai seorang aktor.
Tradisi Perayaan di Rumah: Barbeque dan Kehangatan Keluarga
Alih-alih berdesakan di tempat umum, Cinta Brian memiliki ritual perayaan malam pergantian tahun yang khas dan penuh kehangatan. Tradisi yang paling sering ia lakukan adalah mengadakan pesta barbeque sederhana di halaman belakang rumahnya. Suasana santai ini memungkinkan ia untuk bersantai dan menikmati momen bersama orang-orang terdekat.
Lebih menarik lagi, Cinta Brian justru lebih memilih untuk menyaksikan kemeriahan kembang api melalui layar kaca atau gawai. Ia tak segan untuk mencari siaran langsung perayaan di berbagai belahan dunia melalui platform seperti YouTube. “Kita nonton, paling YouTube, di negara mana ada kembang api,” ujarnya santai, menunjukkan preferensinya yang unik. Baginya, menyaksikan kemeriahan dari kejauhan melalui teknologi digital terasa lebih nyaman dan bebas dari stres.
Kenangan Unik: Video Call Demi Melihat Kembang Api
Bahkan, ada satu momen yang cukup unik dan lucu yang pernah dialami Cinta Brian terkait keinginannya menyaksikan kembang api. Di masa lalu, ia pernah meminta teman-temannya yang kebetulan sedang merayakan malam pergantian tahun di sekitar kawasan Bundaran HI, Jakarta, untuk melakukan panggilan video (video call). Tujuannya sederhana, yaitu agar ia bisa ikut merasakan kemeriahan kembang api dari jarak jauh.
“Jadi kita lihat aja kembang apinya dari video call orang. Itu lucu banget sih dari ponsel,” kenang Cinta dengan senyum. Pengalaman ini menggarisbawahi betapa ia berusaha keras untuk tetap terhubung dengan momen perayaan, meskipun ia secara fisik memilih untuk menjauhi keramaian. Hingga kini, Cinta Brian masih merasa belum siap untuk menghadapi kepadatan ibu kota hanya demi menikmati pesta kembang api di malam pergantian tahun. Pilihan ini menegaskan bahwa kebahagiaan dan kenyamanan dalam merayakan momen spesial baginya lebih berharga daripada mengikuti tren perayaan yang umum.
Pilihan Pribadi yang Mendalam
Keputusan Cinta Brian untuk merayakan tahun baru secara privat bersama keluarga dan dua adiknya, Junior Roberts dan William Roberts, mencerminkan nilai-nilai kekeluargaan yang ia pegang teguh. Di tengah kesibukan dunia hiburan yang kerap menuntut banyak waktu dan energi, momen-momen bersama keluarga menjadi pengisi daya spiritual dan emosional yang sangat penting baginya.
Pilihan ini juga bisa diartikan sebagai bentuk self-care yang cerdas. Menyadari pemicunya akan stres, ia mengambil langkah proaktif untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi ketenangan dan kebahagiaannya. Ini adalah pengingat bagi banyak orang bahwa tidak ada satu cara yang benar untuk merayakan momen spesial, dan yang terpenting adalah menemukan apa yang benar-benar membawa kebahagiaan dan kedamaian bagi diri sendiri, bahkan jika itu berarti berbeda dari kebanyakan orang. Cinta Brian, dengan caranya sendiri, telah menemukan resep perayaan tahun baru yang sempurna baginya: kehangatan rumah, tawa keluarga, dan kenyamanan yang tak ternilai.


















