Patrolmedia, Kairo – Militan Hamas mengumumkan akan menyerahkan jenazah sandera Israel yang ditemukan di Gaza pada Senin (27/10/2025) pukul 21.00 waktu setempat atau sekitar pukul 02.00 WIB.
Melansir Reuters, Selasa (28/10/2025), jenazah yang akan diserahkan tersebut yang ditemukan di reruntuhan bangunan di Gaza utara, area yang sebelumnya menjadi lokasi pertempuran sengit antara pejuang Hamas dan pasukan Israel.
Saat jenazah diketemukan nantinya, kemudian akan dievakuasi dan dipastikan merupakan salah satu dari sandera yang dilaporkan hilang sejak awal konflik.
Namun, upaya pemulihan dan penyerahan jenazah para sandera yang tewas di Gaza menjadi salah satu kendala dalam rencana perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait konflik Gaza.
Hingga kini, 13 jenazah sandera dilaporkan masih berada di wilayah Gaza. Hamas mengaku kesulitan menemukan seluruh jenazah tersebut karena banyak yang tertimbun di reruntuhan bangunan akibat pertempuran hebat.
Sementara itu, seorang juru bicara pemerintah Israel menuding kelompok militan Palestina sebenarnya mengetahui lokasi jenazah-jenazah itu.
Sebagai langkah lanjutan, Israel pada Minggu (26/10) mengizinkan masuknya tim teknis dari Mesir untuk bekerja sama dengan Palang Merah dalam proses pencarian.
Tim gabungan ini akan menggunakan ekskavator dan truk guna mengevakuasi jenazah di luar garis kuning wilayah Gaza, area yang sebelumnya telah ditarik mundur pasukan Israel sesuai rencana Trump.
(Kml/Ft)






















