
Demo berikutnya adalah operasi serbuan regu komando yang terlatih khusus untuk menyerang musuh.
Pasukan serbuan komando menaiki helikopter menuju wilayah konflik.
Saat pasukan ini diturunkan, dengan gerak cepat membentuk formasi untuk menyerang musuh.
2 pasukan serbuan komando berhasil menghancurkan musuh menggunakan senjata bazoka.
Belum berhenti detak jantung berdebar, para penerjun pasukan khusus (Pasus) TNI melaksanakan tugas operasi militer perang.
Menggunakan pesawat C-130 Hercules, para pasus ini diterjunkan dari ketingggian 10.000 feet.
Penerjunan dari ketinggian ini merupakan strategi pasus untuk mengelabui musuhnya dari radar deteksi.
Selanjutnya, aksi spektakuler terjun Wing Suit dari regu Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI Angkatan Udara, tampil memukau.
Dengan victory jump, penerjun Kopasgat melayang secara horizontal di udara.
Dengan pakaian khusus tersebut, penerjun bisa meluncur dengan kecepatan mencapai 200 km/jam.
Setelah aksi terjun Wing Suit, Kopasgat TNI AU menampilkan atraksi 4 penerjunnya yang membawa spanduk raksasa bergambar Presiden RI Prabowo Subianto.
Aksi itu menambah kemegahan jalannya upacara Kehormatan Militer Indonesia.






















