
Patrolmedia, Batam -:- Volume peti kemas Batam di sejumlah pelabuhan dalam wilayah kerja BP Batam mengalami pertumbuhan sebesar 15%.
“Selama 6 bulan pertama tahun ini, total volume peti kemas mencapai 359.944 TEUs, naik 15 persen dibanding Semester I Tahun 2024” kata Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, dalam keterangan BP Batam yang diterima Patrolmedia Sabtu (2/8/2025).
Ia mengatakan, secara perdagangan, aktivitas ekspor dan impor mendominasi dengan total 273.004 TEUs atau meningkat 18%.
Sementara itu, volume peti kemas domestik turut mengalami pertumbuhan sebesar 6%, dari 82.300 TEUs menjadi 86.940 TEUs.
Selain peti kemas, sejumlah indikator utama juga menunjukkan angka statistik yang positif, seperti general cargo, jumlah penumpang, termasuk realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang mengalami kenaikan.
Benny menyampaikan capaian tersebut hasil kerja kolektif serta sinergi yang baik BP Batam dan stakeholders terkait.
“Capaian positif selama Semester I 2025 ini mencerminkan fondasi kuat yang telah dibangun dalam tata kelola pelabuhan. Pelabuhan kita memiliki potensi besar, khususnya dalam penguatan layanan digital dan efisiensi operasional,” ujar Benny.
Hingga akhir Juni 2025, total realisasi penerimaan Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan mencapai Rp219,75 miliar atau 55% dari target tahunan sebesar Rp401,86 miliar.
dibanding periode 2024, realisasi penerimaan meningkat 16% dari Rp189 miliar menjadi Rp219,75 miliar.
Capaian itu mencerminkan peningkatan efektivitas dalam kegiatan pengusahaan kepelabuhanan, mengingat pada Semester I tahun lalu realisasi baru mencapai 48% dari target tahunannya.
Dari sisi operasional, jumlah kunjungan kapal barang dan penumpang sebanyak 54.876 call selama Januari–Juni 2025, tumbuh 15% dibanding 2024.
Kunjungan kapal barang 14.461 call, sementara kapal penumpang mencapai 40.415 call.
Dari sisi bobot kotor kapal (Gross Tonnage/GT), total GT mencapai 34.877.449 GT atau naik 18% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan rincian GT kapal barang sebesar 25.025.887 GT dan GT kapal penumpang sebesar 9.851.562 GT.
Volume general cargo juga tercatat naik 12% ketimbang 2024 dengan total 5.427.065 ton muatan tercatat hingga Juni 2025.
Selanjutnya, jumlah penumpang terminal Ferry Domestik dan Internasional Batam mencapai 4.645.169 orang, tumbuh sebesar 8% dibandingkan dengan Semester I 2024.
“Dari jumlah ini, penumpang di Terminal Ferry Internasional tercatat sebanyak 2.568.698 orang, sementara penumpang di Terminal Ferry Domestik sebanyak 2.076.471 orang,” kata Benny.
Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan, Lalu Lintas Barang, Ruslan Aspan mengapresiasi kinerja Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan periode Semester I Tahun 2025.
Ruslan optimis Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan dapat menutup tahun 2025 dengan performa yang semakin kuat.
Ia juga meyakini Pengelola pelabuhan juga memberikan kontribusi nyata pertumbuhan ekonomi Batam maupun nasional.
“Pelabuhan adalah simpul utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Kami memandang pelabuhan tidak hanya sebagai gerbang logistik, tetapi juga sebagai motor penggerak industri, perdagangan, dan mobilitas masyarakat,” kata Ruslan.
Editor: Fatmi Rahim




















