Hamas Tunda Bebaskan Sandera, Israel Dianggap Langgar Kesepakatan

Trump berencana mengambil alih kendali Gaza dan mengubahnya menjadi "Riviera Timur Tengah".

Hamas Tunda Bebaskan Sandera
3 Tawanan Israel dikawal militan Hamas di atas panggung sebelum diserahkan kepada Palang Merah di Deir al-Balah, Jalur Gaza tengah, Sabtu, 8 Februari 2025. (Foto AP/Abdel Kareem Hana)

Hamas tunda bebaskan sandera Israel

Hamas Tunda Bebaskan Sandera
PM Israel Benjamin Netanyahu bersama Presiden Trump saat berdiskusi dalam konferensi pers di Washington, Selasa (4/2/25). (Foto: AP) 

Selama masa jabatan pertama Trump, AS menghentikan bantuan kepada Otoritas Palestina karena dana syahid.

Israel telah menahan ratusan juta dolar transfer pajak kepada otoritas yang kekurangan uang karena kebijakan tersebut.

Kesepakatan gencatan senjata terancam 

Seorang pejabat Israel mengatakan Netanyahu sedang berkonsultasi dengan pejabat keamanan setelah Hamas mengumumkan penundaan tersebut.

Netanyahu dikabarkan akan memajukan jadwal pertemuan Kabinet Keamanannya hingga Selasa (11/2/25) pagi dari yang dijadwalkan pada sore hari.

Menteri Pertahanan Israel Katz menyebut rencana Hamas menunda pembebasan sandera berikutnya adalah pelanggaran total terhadap perjanjian gencatan senjata.

Katz menginstruksikan militer Israel berada pada tingkat kewaspadaan tertinggi.

Forum Sandera dan Keluarga Hilang mewakili banyak keluarga sandera, meminta negara-negara penengah untuk memulihkan kesepakatan yang ada.

“Bukti terbaru dari mereka yang dibebaskan serta kondisi menyedihkan para sandera yang dibebaskan Sabtu lalu, tidak menyisakan ruang untuk keraguan, waktu sangatlah penting dan semua sandera harus segera diselamatkan dari situasi mengerikan ini,” kata Forum tersebut.

Israel dan Hamas berada di tengah-tengah gencatan senjata selama 6 minggu.

Hamas berkomitmen membebaskan 33 sandera yang ditangkap dalam serangannya pada 7 Oktober 2023, dengan imbalan ditukar dengan 2.000 tahanan Palestina di penjara Israel.

Kedua pihak telah melakukan 5 kali pertukaran sejak gencatan senjata berlaku bulan lalu, membebaskan 21 sandera Israel dan lebih dari 730 tahanan Palestina.

Pertukaran berikutnya yang dijadwalkan pada Sabtu depan, Israel meminta 3 warganya dibebaskan dengan imbalan ratusan pembebasan tahanan Palestina.

 

 

Editor: Fatmi Rahim