
Perusahaannya berharap dapat memberi kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi Batam dan sekitarnya.
Selain itu, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup bagi generasi mendatang.
Pengembangan KEK Tanjung Sauh diharapkan mampu menyedot banyak investasi berkualitas guna menopang akselerasi penguatan target pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8%.
Dikukuhkan sebagai KEK melalui PP Nomor 24 Tahun 2024
Diketahui, kawasan industri Tanjung Sauh telah dikukuhkan sebagai KEK melalui PP Nomor 24 Tahun 2024. Kawasan itu diprakarsai PT BSP selaku unit usaha Panbil Grup.
KEK Tanjung Sauh ini rencananya bakal difungsikan sebagai kawasan industri berfokus pada jenis Automotive, Spareparts, Bulk & Liquid, Electronics dan Home Appliances.
Untuk mendukung dan memastikan kelancaran operasional perusahaan yang berinvestasi, PT BSP akan menyediakan berbagai fasilitas pendukung lengkap seperti pelabuhan modern dan infrastruktur penunjang.
Pelabuhan itu akan difasilitasi dengan Container Port, Terminal, Bulk & Liquid Commodities, dan Energy Terminal.
Keberadaan pelabuhan akan memudahkan kegiatan ekspor dan impor, serta logistik lainnya.
Sementara, infrastruktur penunjang KEK Tanjung Sauh akan dilengkapi dengan smart energy system antara lain mix solar panel, wind turbine, gas turbine & hydrogen / low-carbon powerplant.
Dengan fasilitas dan infrastruktur yang lengkap, serta fokus pada jenis industri yang strategis, KEK Tanjung Sauh diharapkan menarik minat investor dalam dan luar negeri.
KEK yang dikembangkan Panbil Grup ini diprediksi akan membuka puluhan ribu lapangan kerja.
Jika itu terwujud, tentu akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian daerah Batam dan nasional.
Editor: Erwin Syahril






















