PSBB Sumbar Diperpanjang Sampai Usai Lebaran Idul Fitri

Wali Kota Solok Zul Elfian, Dandim 0309/Solok Letkol Arm Reno Triambodo,  dan Kapolres Solok Kota AKBP Ferry Suwandi, megikuti Vico dengan Gubernur Sumbar. (Foto: Patrolmedia/Niko Irawan)

Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Universitas Andalas dr.Andani Eka Putra menyampaikan, data terkini positif Covid-19 di Sumbar sebanyak 72,6% Orang Dalam Pemantauan (ODP), 27,4% Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sedangkan data positif Covid-19 nasional, 24,4% ODP, dan 75,6% PDP.

“Melihat data ini, kita merasa sangat bersyukur. Karena kita telah mendeteksi positif Covid-19 sebelum menjadi pasien. Berbeda dengan data nasional, positif Covid-19 diketahui setelah menjadi pasien di rumah sakit,” ujarnya.

Adapun Prinsip penanganan wabah saat ini adalah meletakkan posisi identifikasi kasus dan pemutusan rantai penularan di depan serta unit pelayanan kesehatan dibelakang sebagai benteng terakhir.

Pada fase eksponensial, pelayanan kesehatan berperan utama dalam mengurangi angka kematian.

“Masalah utama Covid-19 bukan pada angka kematian, namun pada penyebaran yang sangat cepat berkaitan dengan virus yang sangat contagius,” tegas Andani.

Adapun cara pengendalian wabah Covid-19 dilakukan dengan edukasi ke masyarakat, tracing untuk penemuan kasus baru, deteksi dini, isolasi, pengobatan segera, insentif dan rehabilitasi.

Penulis: Niko Irawan
Editor: M. Ichsan