Kepada HIPMI, Irwan mengingatkan harus lebih banyak berinteraksi dengan pemerintah yang memiliki fungsi sebagai mitra strategis.
Sebab hal itu memberi yang terbaik memajukan pertumbuhan pembangunan ekonomi di daerah.
“Di negara-negara maju, mereka memiliki pengusaha yang banyak, semakin banyak generasi muda yang menjadi pengusaha maka Indonesia akan cepat maju,” tuturnya.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan dirinya senang memberikan motivasi kepada pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI.
“Generasi muda harus berani terjun dalam dunia bisnis, selalu berkreativitas dan berinovatif di era kompetisi ini, maka para pengusaha harus bisa mandiri,” katanya.
Disamping itu Lukita menyebut, ada 2 sektor potensi perekonomian di Sumatera Barat yang berkembang cukup besar seperti pariwisata dan kuliner untuk digarap secara baik. Dua sektor itu punya kekuatan ekonomi yang berdampak langsung pada daerah Sumbar.
“Contoh saja rumah makan padang yang terkenal lezat dan nikmat. Ini harus dipertahankan terus agar dunia mengenal masakan khas seperti rendang, disini lah peluang bagi pengusaha kuliner untuk membuka restoran di seluruh dunia,” ujarnya.
“Pemerintah pusat dan daerah terus bersinergi agar usaha masyarakat terus tumbuh dan berkembang,” tambah Irwan.<!- -nextpage–>
Ketua Umum BPD HIPMI Sumbar, Iqra Chissa mengatakan talkshow dengan pemateri kelas nasional dibuat untuk kegiatan Rakerda yang bertajuk “Peluang dan Tantangan Generasi Milenial Dalam Menyambut Perkembangan Bisnis di Era Revolusi 4.0”.
“Kita mengajak generasi muda yang mau berbisnis di era revolusi 4.0 untik berkreativitas dengan menghadirkan pemateri nasional,” paparnya.
Sederet pengusaha era digital dan startup serta tokoh Sumbar yang sukses seperti Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Yuliandre Darwis, Ketum DPP HIPMI, Bahlil Lahadalia, pengusaha franchise Baba Rafi, Hendry Sutiono, Komisaris BRI, Andrinof Chaniago, YouTubers, Arif Muhammad, yang juga menjadi pemateri di Rakerda ini.
“Salah satu program yang akan kami rencanakan nanti adalah goes to nagari, HIPMI akan turun ke nagari dan bekerja sama dengan BumNag, BumDes untuk menciptakan satu pengusaha di satu nagari,” kata Iqra.
Rakerda dihadiri sebanyak 1.500 pengurus HIPMI dari 34 Badan Pengurus Daerah se-Indonesia, dan 1.000 undangan pengusaha sukses Minang serta para mahasiswa di Padang.
Penulis: Niko Irawan
Editor: Erwin Syahril






















