Daisy Fajarina, ibunda Manohara Odelia Pinot, kembali menjadi perhatian publik setelah melaporkan dugaan aksi premanisme yang disebut merugikan dirinya ke Bareskrim Mabes Polri. Laporan itu diterima pada Selasa, 13 Oktober 2026, dengan pendampingan kuasa hukum Erles Raretal. Di saat bersamaan, latar belakang Daisy dan relasinya dengan Manohara ikut kembali dibicarakan.
Daisy diketahui lahir di Sulawesi Selatan pada Desember 1965. Dari informasi yang beredar, ia disebut masih memiliki garis keturunan bangsawan Bugis dari jalur Puang Paduai, raja di Kampung Cakke, Enrekang, Sulawesi Selatan. Daisy merupakan anak H A Mustamin dan cucu Puang H Zainuddin, sosok yang dikenal terpandang di daerah asalnya.
Nama Daisy lebih luas dikenal publik setelah menikah dengan George Manz, warga negara Amerika Serikat. Dari pernikahan itu lahirlah Manohara. Namun rumah tangga tersebut tidak bertahan lama dan berakhir dengan perceraian. Setelah itu, George Manz menikah lagi dengan Reiner Pinot Noack, perempuan berkewarganegaraan Prancis. Dari nama keluarga itulah Manohara kemudian memakai identitas Manohara Odelia Pinot.
Di tengah sorotan soal profil keluarganya, Daisy kini maju sebagai pelapor dalam perkara yang ia sebut sebagai tindakan premanisme. Erles Raretal mengatakan laporan sudah resmi diterima dan proses berikutnya akan berjalan sesuai mekanisme kepolisian. Menurut dia, pihaknya menunggu kabar perkembangan perkara dalam waktu dekat, kemungkinan pada akhir pekan ini atau awal pekan depan.
Daisy juga membeberkan kronologi kejadian yang ia alami di sebuah restoran di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, yang berada di Gedung Piccadilly. Menurut penuturannya, peristiwa itu terjadi pada Sabtu pekan lalu saat ada pesanan 15 boks air untuk pelanggan tetap. Setelah meminta salah satu karyawan menyiapkan pesanan, ia mendapat kabar bahwa barang tersebut tidak bisa dikeluarkan tanpa persetujuan manajemen.
Merasa perlu memastikan langsung, Daisy mendatangi lokasi. Namun, setibanya di restoran, air pesanan itu tetap tidak diberikan. Ia menyebut situasi tersebut seperti penahanan barang dan mengaku sempat menjelaskan bahwa pesanan itu ditujukan untuk anggota kepolisian. Daisy juga mengatakan restoran yang dikelolanya sudah hampir satu bulan tidak beroperasi karena pembongkaran gedung dan sejumlah persoalan lain sejak tanggal 2.
Dalam keterangannya, Daisy menyesalkan perlakuan pihak keamanan yang menurutnya tidak mengenal dirinya sebagai pemilik usaha di tempat itu. Ia mengaku sempat direkam, disebut penyusup, dan terjadi dorong-dorongan dengan petugas keamanan. Soal hubungan dengan Manohara, Daisy memilih tidak banyak bicara. Saat ditanya soal putrinya, ia hanya menyarankan agar pertanyaan itu diajukan langsung kepada Manohara. Ia menambahkan bahwa dirinya tetap mendoakan anak-anaknya setiap kali salat.






















