Prabowo Resmikan KPR Subsidi Rp 880 M di Batang, Wanti-wanti Krisis Dunia

KPR Subsidi
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar yang digelar secara _hybrid_ dan dipusatkan di kawasan Puri Delta City Side Batang, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, pada Kamis, 30 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Kris

Patrolmedia, Batang – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan senilai Rp 880 miliar di Puri Delta City Side Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Acara ini digelar secara hybrid.

Prabowo komitmen pemerintah untuk terus menekan program rakyat dan memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia menekankan, pemerintah berfokus pada hasil nyata alih-alih sekadar janji.

“Saya tidak mau banyak janji, tapi kita lihat perkembangannya akan datang. Rencana-rencana kita akan terus. Bagi kita, kita akan bekerja dengan sangat cepat untuk segera bisa memberi hasil nyata kepada rakyat, menggerakkan ekonomi kita,” kata Prabowo, dilansir dari PresidenRI.

Prabowo menyebut arah pembangunan nasional dalam hampir dua tahun terakhir sudah berada di jalur yang benar (on the right track).

Meski situasi global tengah dibayangi ketidakpastian dan ancaman perang, hasil kerja pemerintah diklaim mulai terasa.

“Kita sudah buktikan dalam hampir dua tahun ini. Kita di jalan yang benar, hasilnya sudah nyata. Krisis dunia, krisis dunia bukan krisis yang ringan. Krisis dunia nyata. Perang itu sangat berbahaya dan dahsyat. Untuk itu kita harus kompak,” tegasnya.

Minta Anggaran Diberantas dari Kebocoran

Lebih lanjut, Prabowo mengingatkan seluruh jajaran pemerintah untuk memperkuat efisiensi tata kelola anggaran.

Ia meminta potensi kebocoran keuangan negara ditutup rapat-rapat agar manfaatnya dirasakan penuh oleh masyarakat.

“Kita bersyukur dengan semua yang kita punya. Untuk itu kita harus lebih efisien. Kita harus lebih hemat. Kita harus lebih teliti. Kita harus tekan semua kebocoran,” kata Prabowo.

Ia menyoroti gejolak geopolitik global yang berpotensi memburuk, salah satunya konflik di Timur Tengah.

“Kita harus siap mental bahwa akan panjang, akan meluas, akan tambah buruk. Kita bersyukur potensi kita sangat besar,” tambahnya.

Di akhir arahannya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga sektor perbankan yang berkolaborasi menyediakan akses pembiayaan rumah murah bagi warga.

“Saya ucapkan selamat. Saya ucapkan penghargaan kepada semuanya yang telah bekerja keras dan saya yakin arah kita benar, arah kita kuat, kokoh. Fundamental kita kuat dan kokoh,” tutur Prabowo.

Prabowo memastikan seluruh kebijakan yang dikeluarkan pemerintah semata-mata demi kepentingan rakyat.

“Saya yakin rakyat tahu, pemerintah yang ini sekarang bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat Indonesia,” pungkasnya.

 

(Kml/Kml)